Kabupaten Bekasi — Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Gerindra, Putih Sari, mengajak masyarakat untuk mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis sebagai upaya strategis membangun generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan cerdas. Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan sosialisasi dukungan program yang digelar di Desa Mekar Mukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri Tenaga Ahli dari Badan Gizi Nasional, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi Gerindra Darissalam, Kepala Desa Mekar Mukti, serta tokoh masyarakat dan warga setempat. Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme masyarakat yang ingin memahami lebih jauh program prioritas nasional tersebut.

Dalam sambutannya, Putih Sari menjelaskan bahwa Komisi IX DPR RI kini memiliki mitra kerja baru yakni Badan Gizi Nasional, lembaga yang dibentuk pemerintah untuk memperkuat upaya peningkatan gizi masyarakat Indonesia. Kehadiran lembaga ini, menurutnya, menjadi bagian penting dari strategi negara dalam menjalankan program pembangunan sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Ia menuturkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto yang dirancang sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Program tersebut tidak sekadar memberikan makanan kepada anak-anak, melainkan bertujuan memastikan generasi muda Indonesia mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk tumbuh sehat dan berkembang secara optimal.
Menurut Putih Sari, persoalan gizi di Indonesia masih menjadi tantangan serius. Di satu sisi masih terdapat masyarakat yang mengalami kekurangan gizi yang berpotensi menyebabkan Stunting dan anemia. Namun di sisi lain, tidak sedikit pula masyarakat yang mengalami kelebihan gizi seperti obesitas akibat pola makan yang tidak seimbang.
“Masih banyak masyarakat yang makan sekadar untuk kenyang tanpa memperhatikan keseimbangan nutrisi. Padahal tubuh membutuhkan asupan gizi yang lengkap, mulai dari protein, vitamin, mineral hingga serat. Jika pola makan ini tidak diperbaiki sejak dini, dampaknya akan dirasakan oleh generasi penerus kita,” ujar Putih Sari.
Ia menegaskan bahwa ketimpangan gizi pada anak-anak dapat berdampak serius terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan otak. Jika kondisi tersebut tidak ditangani sejak awal, maka kemampuan belajar anak akan terganggu dan pada akhirnya memengaruhi kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.
Karena itu, lanjutnya, Program Makan Bergizi Gratis menjadi langkah visioner pemerintah dalam mempersiapkan generasi unggul. Negara hadir untuk memastikan anak-anak Indonesia memiliki kondisi kesehatan dan kecerdasan yang optimal agar mampu bersaing di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Selain berdampak pada kesehatan dan pendidikan anak, program ini juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Putih Sari menjelaskan bahwa pelaksanaan program tersebut membuka peluang pemberdayaan ekonomi lokal melalui keterlibatan petani, peternak, serta pelaku usaha kecil dalam penyediaan bahan pangan bergizi.
“Program ini bukan hanya tentang makanan bagi anak-anak, tetapi juga tentang menggerakkan ekonomi rakyat. Dari petani, peternak, hingga pelaku UMKM bisa terlibat dalam rantai pasoknya sehingga manfaatnya dirasakan oleh masyarakat luas,” jelasnya.
Putih Sari juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan program tersebut agar berjalan transparan dan tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan.
“Kalau ada kekurangan jangan diam, laporkan agar bisa diperbaiki. Tapi kalau pelaksanaannya baik, mari kita juga sampaikan kepada masyarakat luas agar informasi yang beredar tetap berimbang,” katanya.
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa program makan bergizi di sekolah telah memberikan dampak positif terhadap kehadiran dan semangat belajar siswa. Banyak anak menjadi lebih rajin datang ke sekolah karena tertarik menikmati makanan bergizi bersama teman-temannya.
Menurut Putih Sari, peningkatan keaktifan siswa tersebut menjadi indikator awal bahwa program ini tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Menutup sambutannya, Putih Sari berharap masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya warga Desa Mekar Mukti, dapat menjadi bagian dari gerakan bersama dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis.
“Ini adalah investasi masa depan bangsa. Jika anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan cerdas, maka Indonesia akan memiliki generasi yang kuat untuk membawa negara ini semakin maju,” pungkasnya.


+ There are no comments
Add yours