Karang Taruna Cikarang Timur Kumandangkan Semangat Muda untuk Pemerataan Pembangunan

2 min read

Jajang Nurjaya: “Hari Bakti Transmigrasi ke-75 Harus Menjadi Api Perubahan bagi Generasi Muda”

KABUPATEN BEKASI — Memperingati Hari Bakti Transmigrasi ke-75, Ketua Karang Taruna Kecamatan Cikarang Timur, Jajang Nurjaya, S.E., menyampaikan pesan penuh semangat juang kepemudaan mengenai pentingnya peran generasi muda dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan memperkuat persatuan bangsa lewat program transmigrasi.

Dalam momentum bersejarah ini, Jajang menegaskan bahwa semangat transmigrasi sejak awal sejalan dengan ruh perjuangan pemuda: berani bergerak, siap beradaptasi, dan tak gentar menghadapi tantangan demi masa depan yang lebih baik.

“Transmigrasi adalah bukti keberanian bangsa ini membuka ruang-ruang kehidupan baru. Semangat seperti inilah yang harus dihidupkan kembali oleh generasi muda hari ini—semangat pantang menyerah, semangat membangun, dan semangat mengabdi pada masyarakat,” ujar Jajang dengan penuh optimisme.

Sebagai Ketua Karang Taruna, Jajang melihat transmigrasi bukan hanya sebagai program pemerintah, tetapi sebagai peluang besar bagi anak muda untuk menyalurkan kreativitas, inovasi, dan energi sosial.

Menurutnya, pemuda harus berada di garis depan dalam berbagai program pembangunan, termasuk pengembangan wilayah baru, pemberdayaan masyarakat, hingga menciptakan pusat-pusat ekonomi kreatif yang mampu menggerakkan kesejahteraan.

“Generasi muda adalah lokomotif perubahan. Karang Taruna siap mengambil peran dalam setiap gerak pembangunan, termasuk di kawasan transmigrasi. Kita ingin pemuda hadir memberi solusi—bukan hanya ikut serta, tetapi memimpin gerakan sosial dan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Jajang juga menyoroti bahwa transmigrasi memiliki nilai luhur: mempererat persatuan bangsa melalui keberagaman. Perpindahan penduduk dari berbagai daerah menunjukkan bagaimana Indonesia tumbuh dari semangat gotong royong, toleransi, dan persaudaraan.

“Transmigrasi mengajarkan kita bahwa persatuan bukan hanya kata-kata, tetapi kerja nyata. Ketika masyarakat dari berbagai daerah hidup berdampingan, di situlah Indonesia hadir secara utuh. Ini nilai yang harus dijaga pemuda,” tambahnya.

Selain menekankan pentingnya pemberdayaan, Jajang juga mendorong agar pemerintah terus memperhatikan kualitas pembangunan di kawasan transmigrasi: pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta peluang ekonomi yang lebih merata.

Namun bagi Jajang, hal paling penting adalah menyalakan kembali energi pemuda.

“Api perjuangan itu ada pada pemuda. Di Hari Bakti Transmigrasi ke-75 ini, mari kita jadikan momentum untuk bergerak bersama, membawa perubahan, dan memastikan bahwa pembangunan tidak meninggalkan satu pun anak bangsa,” pungkasnya.

Dengan semangat kepemudaan yang menyala, peringatan Hari Bakti Transmigrasi ke-75 menjadi penegas bahwa bangsa ini hanya bisa maju jika generasinya berani melangkah, berani berkarya, dan berani memimpin perubahan. Pemuda hari ini adalah fondasi Indonesia masa depan.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours