Hj. Mariyah Harapkan Karang Taruna Jadi Wadah Persatuan dan Kemajuan Pemuda Pasirtanjung

2 min read

KABUPATEN BEKASI — Pelantikan Asep Jambul sebagai Ketua Karang Taruna Desa Pasirtanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, menjadi momentum kebangkitan organisasi kepemudaan desa setelah sempat mengalami masa vakum.

Kepala Desa Pasirtanjung, Hj. Mariyah, menyampaikan harapan besar agar kepemimpinan baru Karang Taruna mampu menjadi perekat seluruh pemuda tanpa sekat, sekaligus motor penggerak kemajuan desa.

“Alhamdulillah, pelantikan Karang Taruna telah dilaksanakan. Saya ucapkan selamat kepada Ketua terpilih, saudara Asep Jambul. Mudah-mudahan ke depan beliau mampu menjadi pemimpin yang merangkul seluruh pemuda Pasirtanjung, tanpa membeda-bedakan golongan apa pun,” ujar Hj. Mariyah dalam keterangannya.

Ia menegaskan, Karang Taruna harus berdiri sebagai rumah bersama bagi pemuda, dengan semangat persatuan dan keberpihakan pada kemajuan desa. Menurutnya, kepemimpinan yang inklusif menjadi kunci agar energi kreatif generasi muda dapat tersalurkan secara positif.

Meski mengakui bahwa pada periode sebelumnya aktivitas Karang Taruna sempat kurang optimal, Hj. Mariyah menilai hal tersebut tidak menghambat semangat kepemudaan di Desa Pasirtanjung. Ia justru mencontohkan keberhasilan rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda yang baru saja digelar.

“Alhamdulillah, kemarin pemuda Pasirtanjung bersatu. Selama dua hari kegiatan berjalan sukses, mulai dari penampilan kesenian tradisional sampai turnamen sepak bola. Bahkan kita berhasil meraih Piala Karang Taruna tingkat kecamatan,” jelasnya.

Tak hanya itu, dukungan pemuda dalam kegiatan Pemdes Cup juga disebut menjadi bukti bahwa Pasirtanjung memiliki potensi besar di bidang olahraga dan kepemudaan. Hj. Mariyah pun mengungkapkan rasa bangganya karena Desa Pasirtanjung dikenal aktif dan unggul dalam pembinaan olahraga.

Di bidang seni dan budaya, ia memastikan bahwa Pasirtanjung memiliki kekayaan tradisi yang siap dikembangkan. Mulai dari sanggar seni, pencak silat yang jumlahnya mencapai tujuh perguruan, dua sanggar tari, hingga kesenian topeng dan permainan tradisional, seluruhnya menjadi aset budaya desa.

“Kami punya sanggar, pencak silat, sanggar tari, sampai kesenian topeng. Semua lengkap. Tinggal bagaimana Karang Taruna ke depan mampu mengelola dan menghidupkan potensi ini sebagai identitas dan kebanggaan Pasirtanjung,” pungkasnya.

Dengan kepemimpinan baru Karang Taruna, Pemerintah Desa Pasirtanjung berharap sinergi antara pemuda dan pemerintah desa semakin kuat, tidak hanya dalam kegiatan seremonial, tetapi juga dalam membangun karakter, kreativitas, dan daya saing generasi muda menuju Pasirtanjung yang lebih maju.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours