KARAWANG — Pemerintah Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, terus mendorong penguatan kolaborasi dan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai agenda dan tantangan di wilayah. Pesan tersebut disampaikan Camat Ciampel Agus Sugiono dalam Rapat Minggon Kecamatan Ciampel yang berlangsung di Kantor Desa Kutamekar, Selasa, 11 Agustus 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Agus Sugiono menyampaikan sejumlah agenda penting yang menjadi perhatian bersama, mulai dari persiapan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus, antisipasi dampak musim kemarau, hingga persiapan pengisian keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di sejumlah desa.
Terkait persiapan peringatan kemerdekaan, Agus menekankan bahwa momentum 17 Agustus hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat persaudaraan, gotong royong, toleransi, dan rasa memiliki terhadap lingkungan serta daerah.
Menurutnya, keberhasilan setiap agenda pemerintahan maupun kemasyarakatan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan masyarakat secara luas. Karena itu, seluruh unsur masyarakat diharapkan dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.
Di sisi lain, persoalan kekeringan yang kerap terjadi setiap musim kemarau juga menjadi perhatian Kecamatan Ciampel. Agus menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan langkah antisipasi dengan membangun koordinasi bersama BPBD Kabupaten Karawang serta sejumlah perusahaan yang berada di wilayah Ciampel untuk membantu penyediaan air bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Setiap tahun pada musim kemarau memang ada wilayah yang mengalami kekeringan. Kita sudah mengantisipasi sesuai kemampuan, antara lain melalui bantuan air dari BPBD dan dukungan dari perusahaan,” ungkap Agus.
Ia menambahkan, tahun ini Kecamatan Ciampel juga mendapatkan dukungan mobil tangki air. Sarana tersebut diharapkan dapat membantu distribusi air bersih kepada masyarakat, meskipun jangkauannya masih terbatas sehingga belum seluruh wilayah yang relatif jauh dapat terlayani secara optimal.
Kondisi tersebut, menurut Agus, menjadi alasan penting untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor. Pemerintah desa, masyarakat, dunia usaha, komunitas, relawan, serta berbagai unsur lainnya diharapkan dapat saling mendukung sehingga kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, dapat ditangani secara lebih cepat dan merata.
Sementara itu, mengenai persiapan pengisian anggota BPD di sejumlah desa, Agus menjelaskan bahwa setiap desa dapat memiliki dinamika dan mekanisme yang berbeda sesuai dengan kondisi di lapangan serta ketentuan yang berlaku. Ada proses yang dipersiapkan melalui pemilihan, sementara desa lainnya dapat menyesuaikan mekanisme sesuai aturan dan kebutuhan masyarakat setempat.
Ia mengingatkan agar seluruh proses dilaksanakan secara tertib, terbuka, proporsional, dan mengedepankan kepentingan bersama. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan bagian dari dinamika demokrasi di tingkat desa yang harus disikapi dengan kedewasaan.
“Intinya kita sesuaikan dengan kondisi di lapangan dan tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku. Yang paling penting, seluruh proses dapat berjalan dengan baik dan tetap menjaga kondusivitas masyarakat,” katanya.
Agus juga mengajak seluruh calon, masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, perempuan, serta seluruh unsur desa untuk bersama-sama menjaga suasana yang sejuk selama proses pengisian BPD berlangsung. Ia berharap tidak ada pihak yang merasa ditinggalkan atau diposisikan sebagai kelompok yang berbeda, karena pembangunan desa merupakan tanggung jawab bersama.
Kepada masyarakat Kecamatan Ciampel, Agus berpesan agar menggunakan hak pilih secara bijak, mempertimbangkan kapasitas, integritas, kepedulian, dan kemampuan calon dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Sementara kepada para calon, ia berharap kompetisi dapat dijalankan secara sehat dengan tetap menghormati perbedaan.
“Jadilah pemilih yang bijak dan pilih calon yang mampu membawa ketenangan serta kenyamanan di wilayah Ciampel. Siapa pun yang nantinya terpilih, mari kita dukung bersama demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kecamatan Ciampel membangun tata kelola pemerintahan yang semakin partisipatif dan inklusif. Dengan mengedepankan komunikasi, kolaborasi, saling menghormati, serta kepentingan masyarakat sebagai tujuan utama, berbagai agenda di tingkat kecamatan dan desa diharapkan dapat berlangsung aman, tertib, dan memberikan manfaat yang semakin luas.


+ There are no comments
Add yours