DEPOK, SWARAJABAR.ID – Warga RW 24 Kelurahan Mekarjaya menggelar syukuran atas rampungnya renovasi Kantor Sekretariat Posyandu sekaligus balai warga yang kini tampil lebih representatif dan nyaman digunakan. Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan itu menjadi penanda dimulainya babak baru pelayanan dan aktivitas sosial kemasyarakatan di lingkungan tersebut.
Ketua RW 24, Puji Santoso, mengungkapkan rasa syukurnya atas selesainya pembangunan yang selama ini dinantikan warga. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukanlah peresmian resmi, melainkan bentuk rasa syukur bersama karena fasilitas sudah bisa segera dimanfaatkan masyarakat.
“Ini bukan peresmian, kita hanya syukuran. Karena ibu-ibu kader dan warga sudah tidak sabar ingin menggunakan tempat ini. Nanti peresmian resmi kita tunggu bersama Pak Wali Kota. Hari ini kita tandai sebagai titik awal untuk bergerak bersama,” ujar Puji.

Menurutnya, keberadaan kantor bersama ini diharapkan menjadi pusat aktivitas warga, mulai dari kegiatan Posyandu, rapat RW dan RT, hingga aktivitas Karang Taruna serta berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Puji juga menyampaikan bahwa pembangunan gedung tersebut terealisasi melalui anggaran pemerintah yang diusulkan lewat Musrenbang, serta didukung swadaya dan partisipasi warga. Kolaborasi tersebut, katanya, menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong di RW 24.
“Alhamdulillah ini terwujud bukan hanya dari anggaran pemerintah, tapi juga dari kepedulian warga. Ini awal yang baik untuk kebersamaan kita ke depan,” tambahnya.
Tak hanya soal fasilitas, Puji turut menyoroti persoalan banjir yang masih menjadi perhatian di wilayahnya. Ia menjelaskan, meski saluran sudah dibangun, saat hujan deras dengan durasi lama, air kerap tertahan sementara sebelum akhirnya surut.
“Kalau hujan deras dan lama, air biasanya menggenang dulu sekitar satu sampai dua jam sebelum mengalir keluar. Ini yang menjadi perhatian kami. Ketua RW itu merasa belum berhasil kalau persoalan banjir belum tuntas,” tegasnya.
Ia berharap adanya perhatian lanjutan dari pemerintah agar sistem drainase bisa lebih optimal sehingga genangan tak lagi mengganggu aktivitas warga.
Sementara itu, Lurah Mekarjaya, Dra. Nelda Purnadia Wardhani, menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan kerja keras seluruh elemen RW 24. Dalam sambutannya, ia menyebut renovasi tersebut sebagai wujud nyata kolaborasi antara pengurus wilayah dan masyarakat.
“Sekarang gedungnya sudah rapi, berwarna, dan memiliki mural yang mempercantik tampilan. Ini luar biasa. Kantor bersama ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan Posyandu, rapat warga, hingga aktivitas Karang Taruna,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar fasilitas tersebut dimaksimalkan, termasuk untuk mendukung kegiatan UMKM warga, terlebih menjelang bulan suci Ramadan. Menurutnya, potensi ekonomi di RW 24 cukup besar dan bisa semakin berkembang jika didukung ruang yang memadai.
Di akhir sambutannya, Lurah Nelda mengajak seluruh warga menjadikan momentum syukuran ini sebagai ajang mempererat silaturahmi menjelang Ramadan serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun lingkungan.
Dengan berdirinya Sekretariat Posyandu dan Balai Warga yang baru, RW 24 kini memiliki pusat kegiatan yang lebih layak. Namun lebih dari sekadar bangunan fisik, syukuran tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk meningkatkan pelayanan sosial, memperkuat solidaritas, dan menuntaskan persoalan banjir yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama. (Bro)

