“Soliditas Lintas Daerah Warnai HUT Ke-9 LSM BARAK Indonesia”

Karawang — Swarajabar.id
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 LSM BARAK Indonesia menjadi momentum penuh energi, refleksi, dan peneguhan arah gerakan organisasi. Antusiasme dan apresiasi mengalir deras dari jajaran pengurus daerah lintas provinsi, mulai dari Jawa Tengah hingga Lampung, yang menegaskan komitmen menjaga soliditas sekaligus memperkuat peran BARAK Indonesia sebagai garda rakyat di daerah masing-masing.

Perwakilan dari Provinsi Jawa Tengah, Agus Subekti, Ketua LSM BARAK Indonesia MARCAB Pekalongan yang hadir mewakili Ketua MADDA Jawa Tengah, menyampaikan apresiasi tinggi atas perayaan HUT ke-9 yang dinilainya sarat makna persatuan, militansi, dan semangat kolektif antarstruktur organisasi—dari pusat hingga daerah.

“Perayaan HUT ke-9 ini bukan sekadar seremoni, tetapi refleksi perjalanan panjang BARAK Indonesia sebagai organisasi rakyat. Soliditas dan persaudaraan yang terasa hari ini menjadi bukti bahwa BARAK terus tumbuh dan matang. Kami di Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Pekalongan, siap menjaga kekompakan dan mendorong kemajuan organisasi agar semakin berdampak bagi masyarakat,” tegas Agus Subekti.

Hal senada disampaikan Wahyu, Ketua MADA Provinsi Lampung. Ia menilai sembilan tahun perjalanan BARAK Indonesia mencerminkan konsistensi, kedewasaan organisasi, serta kemampuan beradaptasi menghadapi dinamika persoalan sosial yang terus berkembang.

“HUT ke-9 ini menjadi suntikan energi baru bagi kami di Lampung. Kami siap terus memperkuat barisan, menjaga solidaritas, dan memajukan LSM BARAK Indonesia agar kehadirannya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujar Wahyu.

Menurutnya, kekompakan struktural yang terbangun selama ini merupakan modal strategis bagi BARAK Indonesia untuk tetap responsif, progresif, dan relevan dalam menjawab berbagai persoalan rakyat di tingkat daerah.

Peringatan HUT ke-9 LSM BARAK Indonesia juga menjadi titik refleksi nasional sekaligus penegasan arah gerakan organisasi ke depan. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP LSM BARAK Indonesia, H. D. Sutedjo, M.S., S.H., BARAK Indonesia terus memantapkan eksistensinya sebagai organisasi yang kokoh secara struktur, matang secara visi, dan konsisten dalam pengabdian kepada masyarakat.

Dalam arahannya, H. D. Sutedjo menegaskan bahwa usia sembilan tahun bukan sekadar hitungan waktu, melainkan fase pendewasaan organisasi yang menuntut kedisiplinan, loyalitas, serta kerja nyata yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

“Semakin dewasa usia organisasi, semakin besar pula tanggung jawab moral dan sosial kita. BARAK Indonesia harus terus hadir di tengah masyarakat dengan solusi, keberanian, dan keberpihakan yang jelas,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP LSM BARAK Indonesia, Fredy Y Patty, S.H., dalam sambutannya menyoroti pentingnya regenerasi kepemimpinan sebagai fondasi keberlanjutan organisasi. Ia menyampaikan rencana pelaksanaan Kongres Nasional ke-2 pada tahun 2028, dengan salah satu agenda utama pemilihan Sekretaris Jenderal DPP.

Menariknya, Fredy secara terbuka menyatakan komitmennya untuk hanya menjabat selama satu periode, sebagai bagian dari upaya membangun tradisi kaderisasi yang sehat, transparan, dan berorientasi masa depan.

Dengan kepemimpinan H. D. Sutedjo, M.S., S.H., serta dukungan solid pengurus pusat dan daerah, LSM BARAK Indonesia meneguhkan langkah memasuki dekade berikutnya sebagai organisasi yang semakin rapi, solid, inovatif, dan berpengaruh secara nasional.

Peringatan HUT ke-9 ini menjadi penegasan bahwa BARAK Indonesia bukan milik pusat semata, melainkan kekuatan kolektif dari seluruh daerah. Sebuah organisasi rakyat yang siap menjaga kekompakan, bergerak progresif, dan hadir aktif membantu masyarakat—dari Jawa Tengah, Kabupaten Pekalongan, Provinsi Lampung, hingga seluruh pelosok Indonesia.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours