Kota Bogor, SwaraJabar.id
Evaluasi Akhir P2WKSS 2025 tingkat Provinsi Jawa Barat yang diadakan di Balaikota Bogor dengan tujuan menilai kinerja program pemberdayaan perempuan dan keluarga di wilayah tersebut. Kegiatan yang dilakukan secara daring ini adalah untuk memastikan P2WKSS menjadi sarana pemberdayaan perempuan secara konkret, dengan fokus pada subjek pembangunan, bukan hanya objek. Selasa (2/12).
Apa itu P2WKSS?
Program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera
(P2WKSS) adalah program pembangunan berbasis keluarga yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya perempuan, melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan keterampilan, peningkatan ekonomi keluarga, kesehatan, serta pendidikan.
Fokus evaluasi yaitu penilaian yang mencakup kesiapan sarana, pemberdayaan ekonomi, dan peningkatan kualitas keluarga. Tujuannya adalah memastikan program memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya perempuan dan keluarga.

Pendampingan pada program ini adalah Tim akan melakukan monitoring dan evaluasi jangka panjang, termasuk membantu warga mengurus izin usaha, sertifikasi, dan pemasaran produk.
Keterlibatan pejabat: Kegiatan ini dihadiri oleh pejabat dari provinsi dan kabupaten/kota, seperti Kepala DP3A dan Sekda.
Lokasi binaan P2WKSS 2025 Kota Bogor adalah berlokasi di Cialuk RW 09 Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur. Lokasi ini merupakan lokasi binaan untuk program P2WKSS tahun 2025, yang ditandai dengan kegiatan seperti survei lapangan oleh Bapperida Kota Bogor pada Februari 2025. Dipilihnya wilayah ini sebagai binaan P2WKSS 2025 Kota Bogor melalui dinas terkait yang telah melakukan survei dan pemetaan untuk memilih lokasi yang paling membutuhkan intervensi. Wilayah ini dianggap memenuhi kriteria seperti masih adanya kelompok
rentan yang membutuhkan pemberdayaan, terutama perempuan dan keluarga prasejahtera.
Dan program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan perempuan, pelatihan, peningkatan keterampilan, penyuluhan, dan perbaikan infrastruktur lingkungan dan kesehatan. Selain itu juga adanya pendampingan usaha kecil yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup warga.

Program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) hadir di RW 09, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur,
sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan perempuan.
Fokus Program ini adalah:
– Urban Farming & Ketahanan Pangan
– Edukasi pengolahan hasil tani menjadi
produk bernilai jual
– Program daur ulang, bank sampah,
dan gerakan lingkungan hijau urntuk
menciptakan area yang sehat dan
bersih.
– Peningkatan ekonomi melalui UMKM
Perempuan
– Pendampingan dan edukasi bagi keluarga
– Pelatihan keterampilan, edukasi sosial,
serta peningkatan kepemimpinan
perempuan di masyarakat.
Keberlanjutan program: P2WKSS tidak akan berhenti, tetapi akan berlanjut dengan skema baru yang terintegrasi ke dalam program Sri Baduga (penilaian kinerja kelurahan).

Dihubungi terpisah, Lurah Baranangsiang Palahudin SIP., menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah penilaian atau evaluasi tingkat provinsi secara daring yang telah dilaksanakan oleh masing-masing OPD di wilayah RW 09, yang tadinya ada predikat kampung kumuh, sekarang sudah tidak lagi.
“Hatur nuhun pisan kepada pihak-pihak yang sudah terlibat dalam kegiatan P2WKSS ini, mungkin nanti tidak ada lagi program ini karena akan digantikan oleh program lain yang digagas oleh gubernur Bapak KDM yaitu lomba Gapura Sri Baduga,” pungkasnya.
Apresiasi disampaikan oleh Ketua RW 09 Kelurahan Baranangsiang Kecamatan Bogor Timur, Ujang Durahman, “Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar, saya sangat mengapresiasi perhatian Bapak Lurah, Bapak Camat, Ibu Ketua PKK Kota Bogor dan Walikota Bogor. Serta saya ucapkan banyak terimakasih yang sedalam dalamnya kepada seluruh dinas terkait di Kota Bogor yang telah banyak memberikan pelatihan keterampilan, penanggulan kebakaran, kebencanaan. Serta berbagai pelatihan seperti hidroponik, ternak ayam arab petelur, dan masih banyak lagi dalam program P2WKSS ini.
Lanjutnya, program ini juga perbaikan sarana prasarana lingkungan, seperti perbaikan jalan yang di hotmix maupun paving block, sanitasi dan lain-lain. “Semoga program ini benar-benar bermanfaat buat masyarakat kami. Semula lingkungan kurang tertata, Alhamdulillah sekarang sudah ada penataan yang lebih baik,” tutupnya.

Sebagai informasi: CIALUK sebagai Identitas Baru dalam Program P2WKSS
CIALUK merupakan akronim atau kependekan dari Ciheuleut Alus dan Kreatif, yang merepresentasikan semangat kolaborasi, dan kreativitas, serta menjadi bagian dari perjalanan menuju pemberdayaan perempuan dan kesejahteraan keluarga dari masyarakat Ciheuleut khususnya Wilayah RW. 09 Kelurahan Baranangsiang Kecamatan Bogor Timur.
CIALUK adalah simbol yang mencerminkan semangat masyarakat Ciheuleut yang kreatif, harmonis, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Dengan filosofi yang mengakar pada
keindahan, inovasi, dan kebersamaan, Cialuk kini menjadi inspirasi untuk terus
melangkah maju menuju masa depan yang lebih baik.
CIALUK dalam program P2WKSS
– Mendukung pemberdayaan perempuan
melalui kreativitas dan inovasi.
– Mendorong kesejahteraan keluarga dengan program edukasi dan pelatihan.
– Membangun lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berdaya saing.
Makna CIALUK bagi Warga adalah
– Mewakili semangat warga Ciheuleut RW. 09 untuk maju dan berkembang.
– Fokus pada kreativitas, kolaborasi, dan
pemberdayaan perempuan.
– Membangun Iingkungan yang lebih baik
melalui inovasi dan kebersamaan.
CIALUK Bukan Hanya Nama, Tetapi Semangat untuk Terus Berkembang, Warga Berdaya, Lingkungan Sejahtera!
Kontributor berita: Ujang Durahman
Editor: PM


+ There are no comments
Add yours