Majalengka, Swarajabar.id — Upaya memperkuat integritas dan meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan terus dilakukan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Masyarakat Pendidikan Anti Korupsi (GEMPAR). Pada Selasa (25/11/2025), GEMPAR melakukan audensi resmi dengan Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Asep Fajar Aliwardhana, S.IP., M.A.P., sebagai bagian dari rangkaian program pembinaan dan sosialisasi organisasi.
Rombongan GEMPAR dipimpin oleh Ketua Umum H. Zacky Satria, didampingi Sekjen Azis Dikri, SH, Kabid Advokasi Sofyan Sugondo, SH., S.Ikom., Kabid Program Rahmat, serta sejumlah pengurus lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, H. Zacky Satria menegaskan bahwa audensi ini merupakan langkah strategis untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus menyampaikan arah dan program kerja GEMPAR dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
“GEMPAR hadir bukan hanya sebagai penggerak edukasi anti korupsi, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat integritas di lingkungan pendidikan. Dengan bersilaturahmi langsung kepada jajaran Dinas Pendidikan, kami berharap program pencegahan korupsi, pendampingan kepada tenaga pendidik, serta peningkatan literasi integritas dapat berjalan lebih efektif dan terukur,” ujar Zacky.
Ia menambahkan bahwa penguatan sinergi dengan pemerintah daerah menjadi kunci penting dalam menghadirkan layanan pendidikan yang profesional, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan peserta didik.
Sementara itu, Kabid SD Disdik Kabupaten Majalengka, Asep Fajar Aliwardhana, menyampaikan apresiasi atas inisiatif GEMPAR yang dinilainya membawa nilai positif bagi dunia pendidikan. Menurutnya, kehadiran organisasi masyarakat yang memiliki fokus pada edukasi antikorupsi dapat menjadi kekuatan tambahan dalam menjalankan fungsi sosial kontrol dan membangun budaya transparansi.
“Kami menyambut baik program GEMPAR yang bergerak pada pencegahan korupsi serta pendampingan kepala sekolah dan tenaga pendidik. Ini menjadi tambahan energi positif bagi kami di Dinas Pendidikan. Saya juga mendorong GEMPAR untuk turut bersilaturahmi dengan para guru melalui forum K3S setelah saya melaporkan kunjungan ini kepada Bapak Kadisdik,” ujarnya.
Audensi ini menjadi ruang dialog yang konstruktif, membuka peluang kolaborasi jangka panjang dalam memperkuat tata kelola pendidikan di Kabupaten Majalengka. Baik GEMPAR maupun Dinas Pendidikan sepakat bahwa integritas, transparansi, dan partisipasi masyarakat merupakan fondasi penting dalam membangun pendidikan yang bermartabat dan berdaya saing.
Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara organisasi masyarakat dan instansi pemerintah, GEMPAR berharap ikhtiar membangun pendidikan yang bersih dari praktik korupsi dapat terus digelorakan hingga ke tingkatan satuan pendidikan.
—


+ There are no comments
Add yours