Madas Nusantara DPK Sukmajaya Depok Gelar Pertemuan Rutin dan Do’a Bersama di Hari Pahlawan

2 min read

Sukmajaya-Depok, SWARAJABAR.ID – Madas Nusantara DPK Sukmajaya menggelar pertemuan rutin sebulan sekali, Senin (10/11/2025) pukul 24:00, dalam pertemuan tersebut acara di buka dengan doa tahlilan. Doa tahlil tersebut merupakan bentuk rasa syukur warga Madura Sukmajaya yang telah diberi kesehatan dan kelancaran usaha dan juga bentuk rasa syukur atas anugrah gelar pahlawan nasional yang diberikan kepada Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan.

Sambutan pertama, Dofir selaku pembina Madas Nusantara Dpk Sukmajaya memberi arahan agar seluruh anggota tertib dlm berorganisasi dan mematuhi aturan organisasi dan evaluasi kekurangan organisasi..

Sebab disiplin dan etika adlah hal yang sangat dijunjung tinggi dan di ajarkan Oleh Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan kepada warga madura, selain itu hadir Abdul Latif dan Abbas Rowi selaku penasehat, Mereka memberi arahan pentingnya transparansi dalam keuangan organisasi dan juga harus meningkatkan rasa empati dan peduli apabila ada anggota yg kemusibahan.

Selanjutnya sambutan dari Ketua DPK Sukmajaya Heriyanto. “Di hari Pahlawan ini pertama kita mengucapkan rasa syukur yg mendalam atas anugrah gelar pahlawan nasional yg dberikan kepada Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan,” katanya.

Menurutnya, gelar ini merupakan wujud pengakuan negara atas jasa besar beliau sebagai ulama kharismatik, pendidik para ulama besar di Indonesia (dijuluki “Guru Para Pahlawan”), serta kontribusinya dalam perjuangan kemerdekaan dan mewujudkan persatuan bangsa. artinya warga madura pun bangga dengan era kepimpinan bapak prabowo, yg sangat menghargai perjuangan para ulama, seperti Syaikhona Muhammad Holil Bangkalan dan juga Gus Dur.

“Ini merupakan hal yang sangat sejalan dengan suku Madura, dmna oang Madura sangat menghormati ulama dan sangat menjunjung jiwa nasionalisme,” ujarnya.

Di akhir pengunjung acara, anggota Madas Nusantara merajut kebersamaan melalui tradisi makan bersama  di atas daun pisang.

Makna dari makan bersama diatas daun pisang adalah menjunjung kesetaraan tidak ada perbedaan derajat,mempererat kebersamaan saling gotong royong. Dan yang paling utama solidaritas kesederhanaan melahirkan keharmonisan. (bro)

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours