Yayasan Ummul Quro Hidayatullah Karawang Gelar Parenting Class: “Kunci Surga di Rumah, Menjadi Orang Tua Inspiratif”

3 min read

Karawang, Minggu (9/11/2025) — Dalam upaya memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pendidikan anak, Yayasan Ummul Quro Hidayatullah Karawang menggelar kegiatan Parenting Class yang diikuti oleh wali murid dari jenjang TK, MDTA, dan SD Integral Ummul Quro, serta masyarakat umum.

Kegiatan yang berlangsung di Kampus Ummul Quro Karawang ini dihadiri oleh sekitar 200 peserta yang terdiri dari para ayah dan bunda. Acara digelar mulai pukul 08.30 hingga 11.00 WIB, dengan suasana penuh kehangatan dan antusiasme peserta.

Kegiatan parenting ini menghadirkan pemateri utama yang berkompeten di bidangnya, yakni Bapak Mego Husodo, S.E., S.Psi., M.Fc, seorang Master Konsultan Parenting nasional yang dikenal aktif memberikan pelatihan dan bimbingan keluarga di berbagai daerah di Indonesia.

Pendidikan Dimulai dari Rumah

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Yayasan Ummul Quro Hidayatullah Karawang, Ustadz Rudi Safaat, S.H., M.H., yang sekaligus menjadi keynote speaker dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemateri, dewan guru, panitia, serta para wali murid yang telah meluangkan waktu untuk hadir.

“Kegiatan parenting ini sangat penting karena menjadi bagian dari kolaborasi dalam dunia pendidikan. Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah dan guru, tetapi juga peran besar orang tua di rumah. Melalui kegiatan ini, kita ingin memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat,” ujar Ustadz Rudi.

Mengangkat tema “Kunci Surga di Rumah, Menjadi Orang Tua Inspiratif”, kegiatan ini menegaskan bahwa pendidikan sejati dimulai dari rumah — dari teladan, kasih sayang, dan doa orang tua. Menurutnya, keluarga merupakan madrasah pertama yang membentuk karakter dan kepribadian anak sejak dini.

“Jika pondasi keluarga kuat, maka insya Allah anak-anak kita akan tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, cerdas, dan tangguh dalam menghadapi tantangan zaman,” tambahnya.

Mego Husodo: Orang Tua adalah Madrasah Pertama Anak

Memasuki sesi kedua, pemateri Ustadz Mego Husodo, S.E., S.Psi., M.Fc. menyampaikan materi yang menggugah dengan gaya interaktif dan inspiratif. Ia menjelaskan pentingnya memahami tujuan pernikahan, visi dan misi keluarga dalam Islam, serta bagaimana orang tua dapat menghadirkan kebahagiaan sejati dalam keluarga.

“Setiap anak lahir ke dunia membawa harapan langit. Namun sering kali, yang mereka temukan di bumi bukan pelukan dan doa, melainkan tuntutan dan tekanan. Di sinilah peran orang tua sangat penting — menjadi madrasah pertama yang menghadirkan cinta, doa, dan keteladanan,” ungkapnya.

Dalam paparannya, beliau juga memaparkan tips menjadi orang tua inspiratif, di antaranya:

Menjadi teladan yang baik bagi anak-anak.

Mendengarkan secara aktif kebutuhan dan perasaan anak.

Meluangkan waktu berkualitas bersama keluarga.

Mengenali potensi dan dunia anak, serta memberi ruang bagi kreativitas mereka.

Memberikan motivasi dan dukungan penuh terhadap setiap langkah dan mimpi anak.

“Ketika orang tua mampu menghadirkan kasih sayang, keteladanan, dan komunikasi yang hangat, maka keluarga akan tumbuh menjadi tempat terbaik bagi anak belajar tentang kehidupan,” tutur Mego penuh makna.

Diskusi Interaktif dan Antusiasme Peserta

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber. Para wali murid tampak antusias mengajukan pertanyaan seputar pola asuh, komunikasi efektif dalam keluarga, serta cara menumbuhkan kemandirian anak di era digital.

Momen ini menjadi ruang refleksi sekaligus pembelajaran bersama, bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi dari karakter dan akhlak yang terbentuk di dalam keluarga.

“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi bagian dari tradisi pendidikan Ummul Quro Hidayatullah Karawang dalam membentuk keluarga yang kokoh, harmonis, dan penuh keberkahan,” ujar salah satu peserta usai acara.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, menandai berakhirnya rangkaian acara yang sarat makna dan inspirasi bagi seluruh peserta.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours