Bekasi, 10 November 2025 — Dalam momentum peringatan Hari Pahlawan Nasional 2025 yang mengusung tema “Pahlawan Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi H. Darissalam, yang juga menjabat sebagai Ketua KTNA (Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan) Kabupaten Bekasi, menyerukan semangat perjuangan baru bagi para petani dan nelayan di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.
Menurut H. Darissalam, semangat kepahlawanan hari ini bukan lagi hanya tentang mengangkat senjata, melainkan melanjutkan perjuangan melalui kerja nyata dan kontribusi bagi bangsa. Dalam konteks Kabupaten Bekasi yang dikenal sebagai kota industri, para petani dan nelayan disebutnya sebagai “pahlawan masa kini” yang berjuang menjaga ketersediaan pangan dan kelestarian lingkungan di tengah arus modernisasi.
“Hari ini kita memperingati jasa para pahlawan yang telah berkorban untuk kemerdekaan. Tapi perjuangan itu tidak berhenti di masa lalu. Kini, kita semua memiliki tanggung jawab untuk meneruskan semangat mereka melalui kerja keras, keikhlasan, dan pengabdian di bidang masing-masing,” ujar H. Darissalam dengan penuh semangat.
Politisi yang dikenal dekat dengan kalangan akar rumput itu juga menegaskan, sektor pertanian dan perikanan di Kabupaten Bekasi tidak boleh dipandang sebelah mata. Di tengah dominasi kawasan industri, menurutnya, ketahanan pangan daerah tetap harus menjadi prioritas. Ia mendorong agar para petani dan nelayan terus berinovasi, memanfaatkan teknologi tepat guna, serta memperkuat solidaritas dalam kelompok tani dan nelayan.
“Kita semua adalah penerus perjuangan para pahlawan. Petani yang menanam padi, nelayan yang melaut mencari ikan, mereka sejatinya adalah pahlawan modern yang menjaga kehidupan bangsa. Jangan pernah lelah untuk terus bergerak dan melanjutkan perjuangan,” tegasnya.
H. Darissalam juga mengajak pemerintah daerah dan para pemangku kebijakan untuk terus memperhatikan kesejahteraan petani dan nelayan, baik dari sisi permodalan, pelatihan, maupun akses pasar. Ia menilai, dukungan kebijakan yang berpihak menjadi bagian penting dalam menumbuhkan semangat juang masyarakat agraris.
“Kita ingin semangat Hari Pahlawan tidak hanya jadi seremoni tahunan. Tapi menjadi pengingat bahwa semangat berjuang, gotong royong, dan cinta tanah air harus hidup di dada setiap warga Bekasi — terutama para petani dan nelayan yang menjadi tulang punggung pangan daerah,” tambahnya.
Menutup pesannya, H. Darissalam mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi untuk memaknai Hari Pahlawan dengan aksi nyata dan kontribusi positif di lingkungan masing-masing.
“Mari kita terus bergerak, berjuang, dan berkarya. Karena setiap langkah kecil yang kita lakukan untuk kemaslahatan bersama, itulah bentuk kepahlawanan di masa kini,” pungkasnya.


+ There are no comments
Add yours