Bekasi — Bupati Bekasi, H. Ade Kuswara Kunang, menegaskan pentingnya menjaga integritas, transparansi, dan profesionalisme dalam setiap aspek penyelenggaraan pemerintahan. Penegasan itu ia sampaikan saat memimpin Rapat Evaluasi dan Pelaporan Kegiatan Pembangunan (Rapim) di Ruang Rapat KH. Noer Ali, Komplek Pemkab Bekasi, Rabu (5/11/2025).
Dengan nada tegas namun penuh keteladanan, Bupati Ade menekankan bahwa jabatan merupakan amanah rakyat yang harus dijaga kehormatannya, bukan diperjualbelikan.
> “Jabatan adalah amanah, bukan barang dagangan. Tidak ada biaya, imbalan, atau transaksi apa pun untuk mendapatkan posisi. Semua berdasarkan kinerja, kompetensi, dan pengabdian,” ujar Bupati Ade di hadapan para kepala perangkat daerah.
Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang berani mengatasnamakan pejabat daerah untuk kepentingan pribadi dalam urusan rotasi, mutasi, maupun promosi jabatan. Jika hal itu terjadi, Bupati meminta agar segera dilaporkan dan ditindak sesuai ketentuan hukum.
Menurutnya, komitmen membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas merupakan bagian dari ikhtiar besar untuk mewujudkan Kabupaten Bekasi yang Bangkit, Maju, dan Sejahtera.
> “Saya tidak ingin melihat Kabupaten Bekasi berjalan di tempat. Kita harus bangkit dengan sistem yang sehat, pemerintahan yang profesional, dan budaya kerja yang berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Dalam arahannya, Bupati Ade meminta seluruh perangkat daerah menyiapkan rencana pembangunan tahun 2026 dengan perencanaan yang matang dan berorientasi pada capaian indikator RPJMD. Ia menekankan bahwa ukuran keberhasilan pembangunan bukan hanya dari besarnya serapan anggaran, tetapi dari manfaat langsung yang dirasakan masyarakat.
Bupati juga menyoroti pentingnya efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi dalam setiap program. Ia mendorong agar belanja daerah diarahkan pada sektor produktif, bukan kegiatan seremonial, serta memastikan setiap rupiah uang rakyat digunakan untuk memperkuat kesejahteraan dan pembangunan berkelanjutan.
Terkait isu lingkungan, khususnya penanganan banjir, Bupati Ade meminta camat dan kepala desa meningkatkan koordinasi lintas wilayah serta memperkuat langkah preventif seperti pembersihan saluran, normalisasi sungai, dan penguatan tanggul serta pompa air.
> “Upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, masyarakat juga harus berperan aktif menjaga lingkungan,” pesan Bupati.
Menutup arahannya, Bupati H. Ade Kuswara Kunang kembali menegaskan bahwa integritas adalah kunci dari setiap bentuk pelayanan publik. Ia mengajak seluruh ASN untuk memperkuat semangat kolaborasi, loyalitas, dan dedikasi dalam mengabdi kepada masyarakat.
> “Saya tidak mencari popularitas. Saya hanya ingin melihat Kabupaten Bekasi semakin bangkit, maju, dan sejahtera rakyatnya. Itu tujuan kita semua,” tutupnya dengan penuh komitmen.


+ There are no comments
Add yours