Pengajian Bulanan LSM Harimau DKI Jakarta: Menyatukan Hati, Menguatkan Silaturahmi dalam Semangat Sumpah Pemuda

Jakarta Timur, 26 Oktober 2025 — Dalam suasana penuh kekhidmatan dan semangat kebersamaan, keluarga besar LSM Harimau DKI Jakarta menggelar Pengajian Rutin Bulanan di Gedung SKKT Malaka Jaya, Jalan Nusa Indah 2, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang memperkuat nilai-nilai spiritual dan mempererat silaturahmi antaranggota, tetapi juga menjadi refleksi kebangsaan di momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025.

Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Oeoe Syuhdi, Koordinator Rohani DPW DKI Jakarta. Suara merdu dan khidmatnya membawa suasana majelis terasa damai, menghadirkan keteduhan batin bagi seluruh peserta yang hadir.

Dalam sambutannya, Ketua DPW LSM Harimau DKI Jakarta, Neville G.J. Muskita, menegaskan bahwa pengajian bulanan bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana memperkuat karakter dan memperkokoh jati diri organisasi melalui nilai-nilai keimanan dan kebersamaan.

> “Melalui pengajian ini, kita belajar bahwa perjuangan LSM Harimau bukan hanya tentang kontrol sosial, tetapi juga perjuangan membangun karakter, moral, dan rasa cinta tanah air yang menjadi bagian dari iman. Karena sesungguhnya, semangat Hubbul Wathon Minal Iman — cinta tanah air sebagian dari iman — adalah nilai luhur yang juga menjadi ruh perjuangan kita,” ujar Neville penuh semangat.

Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda yang berpijak pada prinsip Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa memiliki makna yang sejalan dengan nilai-nilai keislaman: bersatu dalam kebaikan, menghargai perbedaan, dan menebarkan manfaat bagi sesama.

> “Pemuda hari ini harus menjadi penerus semangat Sumpah Pemuda, bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan perbuatan nyata. Kita tunjukkan bahwa cinta tanah air adalah bagian dari iman dan bukti pengabdian kepada bangsa,” tambahnya.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustadz Eka, yang memberikan pencerahan rohani tentang pentingnya keseimbangan antara perjuangan sosial dan ketulusan hati. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa setiap langkah perjuangan harus dilandasi niat ikhlas dan keimanan yang kuat.

> “Berjuang di tengah masyarakat bukan sekadar aktivitas sosial, tapi bentuk ibadah jika diniatkan dengan tulus. Pengajian seperti ini menjadi cermin bagi kita semua agar terus memperbaiki diri, menjaga keikhlasan, dan memperkuat semangat kebersamaan,” tutur Ustadz Eka.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan perlindungan bagi seluruh anggota LSM Harimau DKI Jakarta agar senantiasa diberi kekuatan dalam menjalankan amanah sosial untuk kemaslahatan masyarakat.

Pengajian kali ini dihadiri oleh jajaran Pengurus DPW DKI Jakarta, para Ketua DPC dari wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Timur, serta Ketua dan jajaran PAC Kebon Jeruk, Kembangan, Cipayung, hingga calon pengurus KOTAMA DKI Jakarta, PAC Kramat Jati, dan PAC Pasar Rebo. Kehadiran mereka menjadi simbol nyata semangat persaudaraan dan solidaritas yang terus tumbuh di tubuh LSM Harimau DKI Jakarta.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa organisasi sosial tidak hanya kuat dalam aksi, tetapi juga kokoh dalam nilai. Dari majelis ilmu dan doa ini, keluarga besar LSM Harimau DKI Jakarta meneguhkan kembali tekadnya untuk berjuang dengan hati yang bersih, berjiwa sosial, dan berlandaskan nilai-nilai spiritual.

Sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda, pengajian bulanan ini menegaskan bahwa kekuatan pemuda dan masyarakat Indonesia lahir dari persatuan, iman, dan cinta tanah air. Dari Jakarta Timur, LSM Harimau DKI Jakarta menyalakan api kebersamaan — menyatukan hati, memperkuat silaturahmi, dan menjaga semangat Hubbul Wathon Minal Iman agar terus hidup dalam setiap langkah perjuangan.

Bagikan berita/artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *