Bogor, 8 Oktober 2025 — Wajah-wajah ceria para santri menghiasi halaman Pesantren Bunayya Entrepreneur, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, siang itu.
Kebahagiaan mereka bukan tanpa alasan.
Yayasan Dai Muda Indonesia (Yadami) bersinergi dengan Yayasan An Nur PT PLN Indonesia Power menyalurkan buku Iqra dan mushaf Al-Qur’an baru untuk puluhan santri tahfidz yang tengah menimba ilmu dan menghafal ayat-ayat suci di pesantren tersebut.
Bagi para santri, bantuan ini bagaikan anugerah besar.
Selama ini, mereka harus bergantian menggunakan buku Iqra dan Al-Qur’an yang telah lusuh dan mulai rusak. Kini, dengan adanya mushaf baru, proses belajar membaca dan menghafal Al-Qur’an dapat berjalan lebih lancar, nyaman, dan penuh semangat.
> “Al-Qur’an adalah cahaya kehidupan. Kami sangat bersyukur bisa ikut menyalurkan mushaf dan Iqra bagi para santri yang penuh semangat menimba ilmu,” ujar Khoirul, perwakilan Yadami, penuh haru.
—
Kegiatan Sederhana, Nilai yang Mendalam
Acara penyaluran berlangsung sederhana namun penuh makna.
Para santri menyambut para relawan dengan senyum hangat. Saat mushaf dan buku Iqra dibagikan, suasana menjadi haru.
Beberapa santri langsung membuka lembaran baru Al-Qur’an, melantunkan ayat-ayat suci dengan suara lembut, seolah ingin mengisi ruangan dengan keberkahan dan rasa syukur.
Momen itu menjadi pengingat bahwa sebuah mushaf tak sekadar buku, tetapi jembatan menuju cahaya ilmu dan keimanan.
Bagi para santri kecil di pelosok daerah, mushaf yang baru berarti semangat baru untuk menghafal, memperdalam makna, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
—
Sinergi untuk Menebar Cahaya Ilmu
Yayasan Dai Muda Indonesia (Yadami) meyakini, sinergi dengan berbagai pihak seperti Yayasan An Nur PT PLN Indonesia Power adalah kunci dalam memperkuat dakwah Islam dan pendidikan umat.
Bantuan mushaf dan Iqra bukan sekadar donasi fisik, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan generasi Qur’ani Indonesia.
> “Kita tidak hanya menyalurkan mushaf, tapi juga menyalakan semangat untuk terus belajar, membaca, dan menghafal Al-Qur’an. Inilah investasi terbaik untuk kehidupan dunia dan akhirat,” tambah Khoirul.
Yadami berharap gerakan ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk ikut berbagi, karena setiap huruf yang dibaca oleh para santri akan menjadi pahala yang terus mengalir bagi para donatur dan pendukungnya.
—
Menanam Kebaikan, Menuai Keberkahan
Dalam konteks kebangsaan, kegiatan seperti ini bukan hanya bagian dari syiar Islam, tapi juga wujud nyata kepedulian sosial dan komitmen mencerdaskan kehidupan bangsa.
Membangun generasi Qur’ani berarti membangun generasi berakhlak, berilmu, dan berjiwa sosial tinggi — fondasi penting bagi masa depan Indonesia.
Yadami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mendukung gerakan literasi Al-Qur’an di pesantren-pesantren, terutama bagi mereka yang membutuhkan.
Dukungan bisa berupa mushaf, Iqra, sarana belajar, atau sekadar doa dan perhatian yang tulus.
> “Mari jadikan setiap huruf yang dibaca anak-anak ini sebagai amal jariyah. Dukungan kita hari ini akan menjadi cahaya yang terus menyala di masa depan,” tutup Khoirul penuh harapan.
—
Cahaya dari Mushaf, Harapan untuk Negeri
Melalui kolaborasi ini, Yadami dan Yayasan An Nur PT PLN Indonesia Power membuktikan bahwa kepedulian dan kebaikan bisa menjadi energi yang menyatukan — menyalakan harapan di hati santri, serta memperkuat ikatan kasih antara sesama anak bangsa.
Karena sesungguhnya, ketika kita berbagi cahaya Al-Qur’an, kita sedang menyalakan masa depan Indonesia yang lebih beriman, berilmu, dan berkeadaban.


+ There are no comments
Add yours