H. Apud Syaepudin Jadi Figur Inspiratif dalam Kebersamaan Ormas/LSM se-Kabupaten Bekasi

2 min read

Kabupaten Bekasi – Dalam suasana penuh keakraban, Ketua Umum Forum Komunikasi Warga Bekasi (FKWB) sekaligus Ketua WJI/WBI Kabupaten Bekasi, H. Apud Syaepudin, menggelar acara syukuran dengan konsep sederhana namun penuh makna: makan dan ngopi bareng (kongkow) bersama seluruh Ormas dan LSM se-Kabupaten Bekasi. Acara yang digelar di Botanical Garden, Selasa (9/9/2025), turut dihadiri Abdul Majid yang mewakili Kepala Kesbangpol Kabupaten Bekasi, H. Encep.

Bagi masyarakat Bekasi, nama H. Apud Syaepudin bukanlah sosok asing. Ia dikenal luas sebagai tokoh masyarakat yang selalu berada di garda depan dalam merajut persatuan, menjembatani komunikasi antar elemen, sekaligus menjadi panutan dalam membangun suasana kondusif di tengah dinamika sosial-politik yang seringkali menghangat. Dengan gaya kepemimpinannya yang merangkul semua pihak, H. Apud berhasil menempatkan dirinya sebagai figur yang dihormati lintas organisasi.

Dalam kesempatan itu, H. Apud menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Bupati Bekasi H. Ade Kuswara Kunang, S.H., Wakil Bupati dr. H. Asep Surya Atmadja, Kapolres, Dandim, Kajari, serta seluruh unsur Forkopimda yang terus menjaga stabilitas daerah. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, aparat, ormas, dan masyarakat merupakan kunci terciptanya kedamaian di Kabupaten Bekasi.

Tak lupa, H. Apud juga memberikan penghargaan khusus kepada sosok H. Enjum – seorang tokoh masyarakat sekaligus pengusaha sukses asli Bekasi – yang dinilainya memiliki peran besar dalam menjaga kondusivitas daerah. Menurutnya, keberhasilan Kabupaten Bekasi mempertahankan situasi aman dan damai di tengah memanasnya suhu politik nasional tidak lepas dari kontribusi nyata para figur lokal yang ikhlas bekerja tanpa pamrih demi masyarakat.

“Bekasi membutuhkan teladan dari para tokoh yang mampu mempersatukan, bukan memecah-belah. Kehadiran H. Enjum dengan kiprahnya sebagai pengusaha sukses sekaligus putra asli daerah yang tetap peduli kepada masyarakat, menjadi bukti bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari harta, tetapi juga dari seberapa besar manfaat kita untuk orang lain,” ungkap H. Apud.

Acara kongkow bareng ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat dan generasi muda. Melalui pertemuan tersebut, para tokoh ingin menunjukkan bahwa kebersamaan dan rasa syukur bisa menjadi pondasi untuk membangun Kabupaten Bekasi yang lebih maju, guyub, dan sejahtera.

WJI “Bergerak Maju Menang”

WBI “Indonesia Untuk Bangsa Indonesia”

Kabupaten Bekasi “Bangkit Maju Sejahtera”

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author