Korban Tenggelam di Danau Leutik Ditemukan Dini Hari, Kepala Desa Turun Langsung Pimpin Pencarian.

2 min read

Cece Hermawan: Dari Tepi Danau Ke Rumah Duka, Wujud Nyata Tanggung Jawab Seorang Pemimpin.

Klari, Karawang — Setelah melalui pencarian tanpa henti sejak Sabtu siang (2/8/2025), korban tenggelam di Danau Leutik, Desa Curug, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban, Rahmat bin Sanen (35), warga Kampung Krajan 2 RT 19 RW 03, berhasil dievakuasi pada Minggu dini hari (3/8/2025) pukul 01.30 WIB.

Yang patut diapresiasi, proses pencarian ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Curug, H. Cece Hermawan, yang sejak awal merasa bertanggung jawab penuh atas keselamatan warganya. Sejak laporan pertama diterima, ia langsung turun ke lokasi, berkoordinasi dengan BPBD Karawang, serta mengerahkan relawan dan perangkat desa untuk membantu pencarian.

> “Sebagai kepala desa, saya merasa ini adalah tanggung jawab saya secara langsung. Warga adalah keluarga besar kami di desa. Kami tidak bisa tinggal diam ketika ada musibah seperti ini,” tegas H. Cece Hermawan saat dikonfirmasi usai evakuasi.

Kepedulian itu bukan hanya berupa perintah, tetapi juga kehadiran fisik dan moral. Hingga larut malam, H. Cece terus berada di lokasi pencarian bersama tim gabungan dari BPBD Karawang dan para relawan.

Usai korban ditemukan, H. Cece Hermawan langsung menuju rumah duka untuk menyampaikan duka cita dan memberikan dukungan moril kepada keluarga korban.

Apresiasi untuk Relawan dan Solidaritas Warga

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, dari BPBD Karawang, relawan desa, hingga warga yang turut berjaga dan memberi dukungan.

> “Saya sangat berterima kasih kepada seluruh relawan yang sudah bekerja tanpa pamrih. Inilah bukti bahwa kebersamaan dan kepedulian masih menjadi kekuatan utama di Desa Curug,” ujarnya.

Pesan Kemanusiaan dan Keselamatan

Musibah ini sekaligus menjadi peringatan penting bagi masyarakat agar selalu mengedepankan keselamatan saat beraktivitas di sekitar perairan. Kepala desa berharap tidak ada lagi kejadian serupa di masa depan, dan meminta warga lebih waspada serta tidak memancing seorang diri tanpa pengamanan yang memadai.

> “Kami akan mengevaluasi bersama perangkat desa untuk menyiapkan langkah-langkah preventif ke depan, termasuk penambahan rambu peringatan dan sosialisasi keselamatan di titik-titik rawan,” tambahnya.

Pemimpin yang Hadir Saat Warga Membutuhkan

Kisah ini mencerminkan sosok kepala desa yang tidak hanya hadir saat seremonial, tetapi benar-benar berdiri di garda depan ketika warganya tertimpa musibah. Kepemimpinan yang tulus, penuh empati, dan berjiwa tanggung jawab seperti inilah yang diharapkan menjadi teladan di desa-desa lain.

Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Aamiin.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author