BOGOR – Sosok perempuan tangguh dan penuh dedikasi kembali tampil di garda terdepan dalam upaya memajukan daerah melalui penguatan sektor pertanian dan peternakan. Adalah Zulfa Rahmania, Ketua MARCAB (Markas Cabang) LSM BARAK (Barisan Rakyat) Indonesia Kabupaten Bogor, yang ikut ambil bagian dalam program Peningkatan Kapasitas Kelompok Tani dan Peternak di Desa Kalong Liud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Kegiatan yang digelar dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional ini menghadirkan Zulfa Rahmania sebagai narasumber utama. Ia hadir tidak hanya membawa semangat pemberdayaan, tetapi juga memberikan pandangan strategis bagi para petani dan peternak agar lebih adaptif terhadap tantangan zaman.

Acara tersebut turut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan lembaga, seperti Kepala Desa Kalong Liud Bapak Jani Nurjaman, Camat Nanggung, Kapolsek Nanggung, Koramil, serta perwakilan dari PT. Antam. Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan desa yang mandiri dan tangguh secara pangan.
Dalam sambutannya, Zulfa menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme masyarakat yang luar biasa.
> “Alhamdulillah, para petani dan peternak sangat antusias dan semangat mengikuti kegiatan ini. Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bapak Kepala Desa Kalong Liud, Jani Nurjaman, atas inisiasi dan kepeduliannya dalam menyelenggarakan kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Ini menunjukkan bahwa komitmen beliau untuk mensukseskan Program Ketahanan Pangan di Desa Kalong Liud sangat besar dan patut diapresiasi,” ujar Zulfa.
Sebagai pemimpin organisasi kemasyarakatan, Zulfa Rahmania dikenal tidak hanya vokal dalam memperjuangkan hak rakyat, tetapi juga aktif terlibat dalam aksi nyata di lapangan. Kepemimpinannya di LSM BARAK Indonesia MARCAB Kabupaten Bogor mencerminkan semangat pengabdian, integritas, dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat kecil, khususnya di sektor agraria.
Zulfa juga menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha untuk menciptakan ekosistem pertanian dan peternakan yang berkelanjutan. Menurutnya, kemandirian pangan bukan sekadar wacana, melainkan tanggung jawab bersama yang harus dibangun dari desa.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa perempuan juga mampu tampil sebagai pemimpin sekaligus penggerak perubahan. Zulfa Rahmania tidak hanya menjadi teladan dalam membangun kapasitas kelembagaan, tetapi juga inspirasi bagi generasi muda yang ingin berkontribusi dalam pembangunan daerah.


+ There are no comments
Add yours