KARAWANG — Sekolah Islam Terpadu (SIT) Lampu Iman kembali menegaskan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan unggulan yang tak hanya fokus pada pembinaan akhlak dan spiritual, tetapi juga sukses menorehkan prestasi akademik dan non-akademik di tingkat nasional hingga internasional.

Hal ini disampaikan langsung dalam momen istimewa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Atip Latipulhayat, S.H., LLM., Ph.D., Senin (—/07/2025). Kehadiran Wamen menjadi kebanggaan tersendiri bagi SIT Lampu Iman, sekaligus sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pendidikan berbasis nilai keislaman yang modern dan berprestasi.

Dalam sambutannya, Ustadz Djajat, mewakili pihak sekolah, memaparkan sederet capaian luar biasa yang telah diraih para siswa SIT Lampu Iman dalam berbagai ajang kompetisi:
Juara 3 Nasional Olimpiade Bahasa Arab
Juara 1 Provinsi Olimpiade Bahasa Arab
Juara 2 English Contest Gadjah Mada Competition
Juara 2 & 3 Nasional Cabang Pencak Silat
Cabang Karate: 2 siswa meraih Juara 2, dan 1 siswa Juara 1 Tingkat Nasional
Cabang Atletik: Juara 1 Tingkat Nasional
Cabang Sepakbola: 2 siswa mewakili Indonesia dan meraih Juara 2 dalam kompetisi internasional di Thailand

Tak berhenti di sana, SIT Lampu Iman juga rutin menorehkan prestasi di berbagai lomba dari tingkat kecamatan hingga provinsi, baik di bidang akademik maupun pengembangan minat dan bakat siswa.
> “Kami bersyukur atas anugerah prestasi-prestasi ini. Ini bukti bahwa pendidikan berbasis Islam yang terpadu mampu mencetak generasi berakhlak dan berdaya saing. Namun kami sadar, masih ada hal yang perlu kami perjuangkan,” ujar Ustadz Djajat.
Ia juga menyampaikan harapan kepada Wamen agar pemerintah turut mendorong penguatan sarana dan prasarana, khususnya pembangunan ruang literasi, multimedia, ruang UKS, hingga penyelesaian gedung serbaguna yang saat ini masih dalam proses pembangunan.
> “Kami butuh dukungan dari kementerian agar semangat dan capaian anak-anak ini dapat terus berkembang. Karena di balik setiap prestasi, ada lingkungan belajar yang mendukung dan memadai,” tambahnya.
Wamen Dikdasmen RI, Prof. Atip Latipulhayat, mengapresiasi capaian luar biasa tersebut dan menyebut SIT Lampu Iman sebagai contoh nyata sekolah Islam modern yang mampu bersaing secara global tanpa kehilangan jati diri.
> “Prestasi yang ditorehkan SIT Lampu Iman adalah bukti bahwa pendidikan Islam memiliki potensi besar untuk menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi unggul, cerdas, dan berakhlak mulia,” ucap Wamen.
MPLS kali ini menjadi lebih dari sekadar pengenalan lingkungan sekolah. Ia menjadi panggung inspiratif bagi siswa baru, orang tua, dan masyarakat luas bahwa sekolah Islam terpadu seperti SIT Lampu Iman adalah pusat lahirnya para juara yang berakhlak mulia.
Semoga semangat ini membawa keberkahan dan menjadi contoh positif bagi pendidikan Islam di Karawang dan Indonesia secara umum.


+ There are no comments
Add yours