Karawang – Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional, Anggota DPRD Kabupaten Karawang, H. Erick Heryawan Kusumah, S.E., secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Pengurus Daerah Persatuan Guru Madrasah Nasional Indonesia (PD PGMNI) Karawang, Jumat (2/5). Dalam forum penting ini, sosok Erick tampil sebagai figur legislator yang menunjukkan komitmen kuat terhadap dunia pendidikan, khususnya pendidikan agama Islam.

Acara Rakerda yang digelar di tengah momentum refleksi pendidikan nasional ini dimanfaatkan Erick untuk menyoroti persoalan mendasar yang dihadapi para guru madrasah, yaitu soal kesejahteraan. Dengan nada tegas dan penuh keprihatinan, ia menyuarakan ketimpangan yang hingga kini masih membayangi kehidupan para pendidik madrasah.
“Negeri ini telah merdeka sejak 1945, dan kini kita memasuki 2025. Namun, guru-guru madrasah masih harus memperjuangkan kesejahteraan. Ini sangat memprihatinkan,” ujar Erick, yang dikenal vokal memperjuangkan isu pendidikan di parlemen Karawang.
Sebagai sosok wakil rakyat yang tumbuh dekat dengan nilai-nilai keislaman dan sosial, Erick menilai Rakerda ini harus menjadi ruang strategis dalam merumuskan solusi konkret bagi penguatan peran dan kualitas guru madrasah. Ia mendorong agar para pengurus PGMNI tidak hanya menjadikan forum ini sebagai agenda tahunan, tetapi juga sebagai medan juang yang produktif.
“Rakerda ini hanya digelar setahun sekali, jadi manfaatkanlah dengan maksimal. Berdebatlah secara sehat, jangan berdebat kusir,” pesannya dengan lugas.
Erick juga mengapresiasi semangat juang dan militansi PB PGMNI yang menurutnya telah menjadi teladan dalam memperjuangkan nasib guru madrasah di tingkat nasional. Ia berharap PD PGMNI Karawang mampu mengikuti jejak tersebut dengan tetap mengedepankan kecerdasan, kepedulian, dan solidaritas.
“Jangan kaku. Kekuatan mental dan semangat juang adalah modal dasar kita. Guru madrasah bukan kelas dua—mereka adalah pilar penting dalam mencetak generasi Islami yang cerdas dan berakhlak,” tegas Erick.
Sebagai penutup, ia berharap Rakerda ini melahirkan rekomendasi dan keputusan yang berpihak langsung kepada peningkatan kesejahteraan guru, penguatan organisasi, serta peran strategis madrasah dalam sistem pendidikan nasional.
“Selamat ber-Rakerda dan sukses selalu. Kita jaga semangat juang ini demi pendidikan Islam yang bermartabat,” tutupnya.

Rakerda I PD PGMNI Karawang pun membawa harapan baru bagi para pendidik madrasah—bahwa perjuangan mereka mendapat perhatian serius dari para pemangku kebijakan, khususnya sosok H. Erick Heryawan Kusumah yang selama ini konsisten mengawal isu-isu pendidikan dari hati nurani.

