GEMPAR Dukung Aksi Solidaritas Desak Penindakan Jaringan Obat Keras di Depok, Serukan Perlindungan Generasi Muda di Momentum Hari Guru Nasional 2025

2 min read

Bandung – Di momentum peringatan Hari Guru Nasional 2025, Zacky, Ketua Umum GEMPAR (Gerakan Masyarakat Pendidikan Anti Korupsi), menegaskan komitmen organisasinya untuk terus mengawal dunia pendidikan dan melindungi generasi muda dari berbagai ancaman, termasuk penyebaran obat keras daftar Gevaarlijk G yang kini kian meresahkan masyarakat.

Disampaikan di Kota Bandung, Senin (24/11/2025) sore, Zacky menyatakan bahwa GEMPAR secara penuh mendukung aksi solidaritas yang akan digelar oleh aliansi warga, awak media, dan mahasiswa di Mapolres Metro Kota Depok pada Selasa (25/11/2025). Aksi ini menjadi bentuk kepedulian bersama untuk mendesak Kapolres Metro Depok bertindak tegas membongkar dan menangkap jaringan pengedar obat keras tersebut di seluruh wilayah Kota Depok dan sekitarnya.

“Sebagai organisasi yang konsen pada penegakan hukum, dunia pendidikan, anti korupsi, serta pembentukan generasi muda yang cerdas dan unggul, GEMPAR memandang penyebaran obat keras daftar G bukan hanya pelanggaran hukum—tetapi ancaman serius terhadap masa depan anak-anak bangsa,” tegas Zacky.

Ia menuturkan bahwa Hari Guru Nasional bukan hanya perayaan untuk menghormati para pendidik, tetapi juga momentum refleksi nasional tentang bagaimana negara dan masyarakat menjaga lingkungan pendidikan agar tetap aman, sehat, dan berkualitas.

“Di Hari Guru Nasional ini, semangat kami selaras dengan perjuangan para guru yang menginginkan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba, obat berbahaya, dan segala bentuk kriminalitas. Guru mengajarkan moralitas dan kecerdasan, dan tugas kita semua adalah menjaga peserta didik agar tidak dirusak oleh jaringan-jaringan kejahatan seperti ini,” jelasnya.

GEMPAR menilai maraknya peredaran obat keras di Depok adalah alarm bahaya yang tidak boleh diabaikan. Menurut Zacky, aparat penegak hukum harus bergerak cepat, tegas, dan tanpa kompromi dalam memberantas jaringan yang bermain di balik peredaran barang berbahaya tersebut.

“Kami mendesak Kapolres Metro Depok mengambil langkah nyata dan menyeluruh—mengusut tuntas, menangkap pelaku, memutus rantai distribusi, serta mengungkap siapa saja yang terlibat di balik jaringan ini. Ini bukan hanya penegakan hukum, tetapi penyelamatan masa depan generasi muda,” tandasnya.

Dalam penutupnya, Zacky menegaskan bahwa GEMPAR akan terus berada di garis depan untuk mengawal isu pendidikan, anti korupsi, dan perlindungan generasi bangsa. Ia juga mengapresiasi keberanian masyarakat, media, dan mahasiswa yang menginisiasi aksi solidaritas tersebut.

“GEMPAR berdiri bersama rakyat. Kami mendukung penuh aksi solidaritas ini demi masa depan yang lebih aman dan lebih baik bagi anak-anak kita. Mari kita jadikan Hari Guru Nasional 2025 sebagai momentum memperkuat komitmen menjaga dan melindungi generasi bangsa,” tutup Zacky.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours