Kota Bekasi – Ketua Umum DPP LPLHK (Lembaga Peduli Lingkungan Hidup & Kesehatan), Yana Triana, S.E., menyampaikan pesan mendalam dalam Rapat Internal & Konsolidasi Tingkat Nasional yang digelar di Kota Bekasi, Jawa Barat. Dalam sambutannya, ia menyoroti rendahnya kesadaran manusia terhadap pentingnya melestarikan lingkungan, khususnya pohon sebagai sumber utama oksigen.
“Kalau dihitung, satu liter oksigen bisa bernilai hingga 400 ribu rupiah. Satu pohon saja bisa menyediakan oksigen untuk lima orang. Tapi kenapa manusia justru lalai menjaga pohon-pohon itu?” ujar Yana dengan nada prihatin.
Ia membagikan kisah nyata tentang seseorang yang baru dapat bernapas lega setelah diberi bantuan oksigen. “Baru setelah masuk ke rumah kami dan diberi oksigen, dia bisa bernapas. Dia hanya bisa mengucap ‘Ya Allah, ya Allah…’ karena sebelumnya sulit bernapas,” kisahnya.
Yana menegaskan, kegiatan pelestarian lingkungan tidak bisa hanya dilihat dari sisi sosial semata, tetapi juga harus disertai pendekatan ekonomi agar berkelanjutan. Menurutnya, kontribusi dari para pengurus wilayah, termasuk lewat pengajuan program-program fisik dan ekonomi, sangat penting untuk mendukung gerakan ini.
“Mudah-mudahan kegiatan sosial ini bisa berdampak nyata, termasuk dari sisi ekonomi. The Benefit ini wadahnya. Kami harap para pengurus mampu mengelola potensi yang ada secara maksimal,” pungkas Yana.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian lingkungan, DPP LPLHK terus mendorong agar kesadaran kolektif terhadap pentingnya pohon dan udara bersih semakin tumbuh di tengah masyarakat.

