Harlah Kejaksaan RI ke-81, H. Apud Syaepudin Dorong Penegakan Hukum Berkeadilan dan Perlindungan Masyarakat

BEKASI — Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam menghadirkan keadilan, kepastian hukum, dan perlindungan bagi seluruh lapisan masyarakat. Pesan tersebut disampaikan H. Apud Syaepudin, Ketua DPC WBI (Warga Bumiputera Indonesia) Kabupaten Bekasi sekaligus Ketua Umum FKWB (Forum Komunikasi Warga Bekasi).

Atas nama keluarga besar WBI dan FKWB, H. Apud Syaepudin menyampaikan selamat Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81. Ia berharap momentum tersebut tidak sekadar menjadi perayaan institusional, tetapi menjadi refleksi untuk terus memperkuat profesionalitas, integritas, independensi, dan pendekatan humanis dalam menjalankan amanah penegakan hukum.

Menurutnya, supremasi hukum merupakan fondasi penting dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Karena itu, hukum harus mampu memberikan kepastian sekaligus rasa keadilan, dengan proses penegakan yang objektif, transparan, proporsional, serta tetap menghormati hak-hak masyarakat.

“Selamat Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81. Semoga Kejaksaan semakin profesional, berintegritas, humanis, dan senantiasa menjadi institusi yang memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi masyarakat,” ujar H. Apud Syaepudin.

Ia menilai perlindungan masyarakat tidak dapat dilepaskan dari upaya menjaga generasi muda dari berbagai ancaman sosial, termasuk penyalahgunaan dan peredaran obat terlarang. Persoalan tersebut, menurutnya, membutuhkan kerja bersama antara aparat penegak hukum, pemerintah, keluarga, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga.

H. Apud juga mendorong agar edukasi hukum semakin dekat dengan masyarakat hingga tingkat desa dan lingkungan permukiman. Menurutnya, masyarakat yang memahami hak, kewajiban, serta aturan hukum akan lebih mampu berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan yang tertib sekaligus mencegah munculnya berbagai persoalan sosial.

Sebagai Ketua DPC WBI Kabupaten Bekasi dan Ketua Umum FKWB, ia menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang sehat antara masyarakat dan aparat penegak hukum. Kritik, aspirasi, maupun persoalan warga hendaknya dapat disampaikan melalui ruang dialog yang konstruktif sehingga penyelesaian masalah tidak hanya mengedepankan aspek hukum, tetapi juga mempertimbangkan kepentingan dan kemaslahatan masyarakat.

“Penegakan hukum harus tegas terhadap kejahatan, tetapi tetap mengedepankan nilai kemanusiaan. Masyarakat membutuhkan rasa aman, kepastian, dan keadilan. Karena itu, mari kita bangun kolaborasi agar hukum benar-benar hadir sebagai pelindung dan memberikan manfaat bagi seluruh warga,” pungkas H. Apud Syaepudin seraya menyampaikan ucapan Selamat Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours