Bogor, SwaraJabar.id – Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota Bogor (HJB) ke-544, kegiatan Gebyar Pesilat Kota Bogor digelar sebagai ajang pelestarian budaya, penguatan karakter generasi muda, serta mempererat persatuan antarperguruan pencak silat di Kota Bogor. Kegiatan yang digelar di Lapangan Sempur Kota Bogor, Minggu (14/6) ini menjadi bagian dari semangat perayaan HJB ke-544 yang mengusung tema “Bogor Nanjeur”, yang bermakna tegak, kokoh, unggul, dan terus berkembang menghadapi berbagai tantangan zaman.
Gebyar Pesilat Kota Bogor menghadirkan SERIBU pesilat dari 25 perguruan yang ada di Kota Bogor. Melalui atraksi seni pencak silat, demonstrasi jurus bertajuk FLASH MOP. Juga yang menarik adalah ditampilkannya Seni Kabogoran, yaitu Ibing Penca yang dibuat oleh para tokoh silat dari beberapa paguron. Kegiatan ini menjadi wadah untuk menunjukkan bahwa pencak silat bukan hanya olahraga bela diri, tetapi juga warisan budaya bangsa yang mengandung nilai-nilai disiplin, sportivitas, persaudaraan, dan cinta tanah air.
Kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi antar perguruan pencak silat, tokoh masyarakat, pemuda, serta berbagai elemen yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya Sunda dan kearifan lokal Kota Bogor.
Sejalan dengan semangat Hari Jadi Kota Bogor ke-544, Gebyar Pesilat Kota Bogor
diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga warisan budaya sekaligus menciptakan lingkungan yang harmonis, aman, dan berprestasi. Berbagai rangkaian kegiatan HJB tahun ini memang dirancang untuk mendorong partisipasi masyarakat melalui kolaborasi lintas komunitas dan budaya.

Sambutan Ketua IPSI Kota Bogor Subono mengatakan generasi pencak silat adalah Generasi yang No Tawuran No Narkoba. Ia menginginkan generasi pencak silat jauh lebih sehat dibanding dengan teman-teman yang belum belajar pencak silat. Sehingga dapat meningkatkan prestasi baik dan menjadi daya tarik bagi teman teman untuk mencintai budayanya sendiri yaitu Pencak silat.
“Patut bersyukur dan dipertahankan bahwa Pencak silat telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Kegiatan ini supaya menjadi daya tarik bagi pemuda untuk mencintai budayanya sendiri. Tagline Prabowo, Pencak silat menuju dunia dalam olimpiade. Semoga pencak silat dapat dipertandingkan dalam olimpiade,” ujarnya.
Subono pun meminta doa restu kepada masyarakat, karena bulan November 2026 Kota Bogor menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026, agar berjalan lancar dan sukses.
Sementara itu Ketua PPSI Kota Bogor Hizriandra Putra, yang akrab disapa Kang Putra dalam sambutannya menjelaskan slogan PPSI Digdaya, PPSI Budi Bhakti Sakti, serta rencana me-launching maskot Pesilat Kota Bogor yaitu “Si Maung Raja”. Ia pun berpesan untuk meningkatkan marwah PPSI agar silat tradisi lebih dicintai oleh kaum milenial dan Generasi Z, juga menargetkan transformasi pencak silat tradisi menjadi sektor industri kreatif yang produktif bagi para pelestarinya.
Ketua Panitia Pelaksana Gebyar Pesilat Kota Bogor, S. Dwihardanto Joko P. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi insan pencak silat dalam mendukung pembangunan karakter masyarakat sekaligus memeriahkan Hari Jadi Kota Bogor ke-544.
“Melalui Gebyar Pesilat Kota Bogor, kami ingin menunjukkan bahwa pencak silat adalah identitas budaya yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda. Momentum Hari Jadi Kota Bogor menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat kebersamaan, persatuan, dan kecintaan terhadap budaya lokal,” tegasnya.
Ditempat acara, tokoh senior PPSI yang juga sekretaris acara, Firman Hidayat SE. menegaskan bahwa silat merupakan aset bernilai jual tinggi. “PPSI berupaya membentuk karakter organisasi yang lebih berenergi dan aktif dalam pengembangan ekonomi paguron melalui kemandirian perlengkapan silat hingga edukasi budaya yang dikemas secara profesional,” jelasnya.
Iapun menekankan pentingnya menjaga warisan budaya tak benda ini agar tidak tergerus zaman atau diklaim oleh negara lain melalui kolaborasi lintas sektor.
Melalui kegiatan ini, para pesilat Kota Bogor berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai luhur budaya bangsa, membangun karakter generasi muda yang tangguh, serta mendukung terwujudnya Kota Bogor yang semakin maju, berbudaya, dan
membanggakan.
“Bogor Nanjeur, Pesilat Bersatu, Budaya Lestari.”
Liputan/Editor: Prabu


+ There are no comments
Add yours