Darsum: Pancasila Pemersatu Bangsa, Pilar Utama Membangun Indonesia yang Maju dan Harmonis

3 min read

KABUPATEN BEKASI – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen kebangsaan serta meneguhkan kembali nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dengan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini dinilai memiliki makna yang sangat relevan dalam menjaga persatuan nasional di tengah keberagaman serta berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Darsum, yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai landasan dalam membangun bangsa yang maju, adil, dan sejahtera.

Menurut Darsum, Pancasila merupakan warisan luhur para pendiri bangsa yang telah terbukti mampu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah keberagaman suku, agama, budaya, bahasa, dan golongan.

“Pancasila adalah perekat persatuan bangsa. Di tengah perbedaan yang menjadi kekayaan Indonesia, Pancasila hadir sebagai titik temu yang menyatukan seluruh anak bangsa dalam semangat kebersamaan, gotong royong, dan persaudaraan,” ujarnya.

Sebagai tokoh masyarakat Cikarang Timur, Darsum menilai bahwa nilai-nilai Pancasila harus terus diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam menjaga kerukunan, memperkuat solidaritas sosial, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, pembangunan yang berhasil bukan hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari terjaganya keharmonisan sosial serta kuatnya rasa persatuan di tengah masyarakat.

“Kita harus terus menjaga budaya gotong royong yang menjadi identitas bangsa Indonesia. Dengan semangat kebersamaan, berbagai tantangan dapat kita hadapi dan berbagai persoalan dapat kita selesaikan melalui musyawarah serta kerja sama yang baik,” katanya.

Darsum juga menegaskan bahwa tema ‘Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia’ mengandung pesan penting bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjadi contoh bangsa yang mampu hidup rukun dalam keberagaman.

Menurutnya, nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap perbedaan yang terkandung dalam Pancasila merupakan modal besar bagi Indonesia untuk berkontribusi dalam menciptakan perdamaian, baik di tingkat nasional maupun global.

“Ketika banyak negara menghadapi berbagai konflik dan perpecahan, Indonesia memiliki pengalaman berharga dalam merawat keberagaman melalui semangat Bhinneka Tunggal Ika dan nilai-nilai Pancasila. Ini adalah kekuatan yang harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi penerus,” ungkapnya.

Sebagai Wakil Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Bekasi, Darsum juga mengajak generasi muda untuk menjadi pelopor persatuan, menjaga etika dalam bermedia sosial, serta aktif berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Ia menilai bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan Indonesia. Oleh karena itu, penguatan karakter kebangsaan dan pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan sejak dini.

“Jangan sampai perbedaan pandangan menjadi alasan untuk saling memecah belah. Justru keberagaman harus menjadi kekuatan untuk membangun daerah, membangun bangsa, dan mewujudkan cita-cita Indonesia yang maju serta berdaya saing,” tegasnya.

Menutup pesannya, Darsum menyampaikan ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Kabupaten Bekasi dan Kecamatan Cikarang Timur.

“Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat persatuan, memperkokoh semangat gotong royong, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup, kita dapat mewujudkan Indonesia yang damai, maju, sejahtera, dan semakin dihormati di dunia internasional,” pungkasnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar mengenang sejarah lahirnya dasar negara, tetapi juga menjadi ajakan bagi seluruh rakyat Indonesia untuk terus menjaga persatuan, merawat keberagaman, dan menghadirkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan demi terwujudnya masyarakat yang harmonis, berkeadilan, dan berkemajuan.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours