BEKASI — Pelaksanaan pengundian nomor urut calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Sukamakmur, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi berlangsung dengan penuh semangat demokrasi, kebersamaan, dan partisipasi masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam menentukan figur-figur terbaik yang akan mengemban amanah masyarakat dalam pembangunan desa ke depan.

Dalam proses pengundian tersebut, Desti Novia Wardani, calon anggota BPD dari keterwakilan perempuan Dusun 1, resmi memperoleh nomor urut 1. Kehadirannya sebagai representasi perempuan dalam kontestasi BPD mendapat perhatian dan apresiasi positif dari berbagai kalangan masyarakat karena dinilai membawa semangat baru dalam memperkuat peran perempuan di ruang pengambilan keputusan tingkat desa.
Usai pengundian nomor urut, Desti Novia Wardani menyampaikan rasa syukur sekaligus harapan besarnya terhadap masa depan Desa Sukamakmur agar terus berkembang menjadi desa yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Harapan saya ke depan, semoga Desa Sukamakmur bisa menjadi desa yang lebih baik, lebih maju, dan masyarakatnya semakin sejahtera. Saya ingin pembangunan desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga tanpa terkecuali,” ujar Desti Novia Wardani dengan penuh optimisme.
Menurutnya, keberadaan anggota BPD bukan sekadar menjalankan fungsi kelembagaan, melainkan memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi jembatan aspirasi masyarakat serta mitra strategis pemerintah desa dalam mengawal arah pembangunan yang berpihak kepada kepentingan rakyat.
Karena itu, dirinya berkomitmen untuk lebih aktif mendengar, menyerap, dan memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat apabila dipercaya mendapatkan amanah sebagai anggota BPD Desa Sukamakmur.
“Sebagai calon anggota BPD dari keterwakilan perempuan, saya ingin lebih banyak mendengar aspirasi warga, memahami kebutuhan masyarakat secara langsung, dan ikut mengawal jalannya pemerintahan desa agar tetap berpihak kepada kepentingan rakyat,” ungkapnya.
Desti menilai bahwa keterlibatan perempuan dalam lembaga desa merupakan bagian penting dalam menciptakan pembangunan yang lebih inklusif, humanis, dan berkeadilan. Menurutnya, perempuan memiliki perspektif sosial yang kuat dalam memahami persoalan keluarga, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga kesejahteraan lingkungan sosial desa.
Ia meyakini, semakin terbukanya ruang partisipasi perempuan dalam pemerintahan desa akan melahirkan tata kelola yang lebih aspiratif, transparan, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat secara nyata.
Selain itu, Desti juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana kondusif selama proses pemilihan anggota BPD berlangsung. Ia berharap pelaksanaan pemungutan suara pada 23 Mei 2026 mendatang dapat berjalan aman, damai, dan menjunjung tinggi nilai demokrasi serta persaudaraan antarwarga.
“Perbedaan pilihan adalah bagian dari demokrasi, namun persatuan dan kebersamaan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama demi kemajuan Desa Sukamakmur,” tuturnya.
Dengan semangat pengabdian dan komitmen terhadap pelayanan masyarakat, Desti Novia Wardani berharap dapat menjadi bagian dari lahirnya pemerintahan desa yang lebih partisipatif, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Partisipasi perempuan dalam demokrasi desa pun diharapkan menjadi inspirasi positif bagi tumbuhnya kepemimpinan yang inklusif, berintegritas, dan mampu menghadirkan perubahan konstruktif demi masa depan Desa Sukamakmur yang lebih maju dan berdaya saing.


+ There are no comments
Add yours