Cellica Nurrachadiana Apresiasi Pemkab Bekasi: Program MBG Tanpa Kasus Keracunan, Bukti Tata Kelola yang Baik

2 min read

Kabupaten Bekasi – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Demokrat, Cellica Nurrachadiana, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi atas keberhasilan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang hingga saat ini berjalan aman tanpa adanya kasus keracunan makanan.

Pernyataan tersebut disampaikan Cellica dalam Festival Aspirasi bertajuk “Dari Dapur ke Masa Depan” yang berlangsung di Gedung Swatantra Wibawamukti Plaza Pemda Kabupaten Bekasi, Senin (20/4/2026).

Dalam pandangannya, capaian tersebut merupakan indikator kuat bahwa standar kualitas pangan, proses distribusi, hingga pengawasan di Kabupaten Bekasi telah berjalan dengan baik dan terukur.

“Ini patut diapresiasi. Sampai hari ini di Kabupaten Bekasi tidak ada kasus keracunan makanan dalam pelaksanaan MBG. Artinya, sistem yang dibangun sudah berada di jalur yang tepat,” ujar Cellica.

Ia menilai, keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas bahan pangan, memastikan proses pengolahan yang higienis, serta memperkuat pengawasan di setiap tahapan pelaksanaan program.

Lebih jauh, Cellica menyebut bahwa keberhasilan tersebut dapat menjadi contoh praktik baik (best practice) bagi daerah lain di Indonesia dalam mengimplementasikan program serupa.

“Ini bisa menjadi role model nasional. Ketika program besar dijalankan dengan tata kelola yang baik, hasilnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Meski demikian, Cellica tetap mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi dan memperkuat koordinasi lintas sektor agar capaian positif tersebut dapat terus dipertahankan. Ia juga mendorong agar komunikasi antara pemerintah daerah, pelaksana teknis, dan seluruh pemangku kepentingan semakin terbuka dan efektif.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari tidak adanya insiden, tetapi juga dari keberlanjutan manfaat yang dirasakan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi anak serta penguatan ekonomi lokal.

“Ke depan, yang perlu dijaga adalah kesinambungan. Jangan sampai capaian baik ini menurun. Justru harus ditingkatkan dengan kolaborasi dan pengawasan yang lebih kuat,” imbuhnya.

Cellica pun menegaskan bahwa Program MBG memiliki tujuan besar, tidak hanya dalam meningkatkan kualitas gizi generasi muda, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi daerah melalui pemanfaatan produk lokal.

Dengan capaian tanpa kasus keracunan ini, ia optimistis Kabupaten Bekasi mampu menjadi salah satu daerah percontohan dalam mewujudkan program pemerintah yang aman, berkualitas, dan berdampak luas.

“Kalau ini terus dijaga, maka manfaatnya akan sangat besar—anak-anak sehat, ekonomi bergerak, dan kepercayaan publik terhadap pemerintah semakin meningkat,” pungkasnya.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours