HAKORDIA 2025: GEMPAR Nyatakan Perlawanan Total Terhadap Kejahatan Korupsi

Momentum peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025 menjadi panggung penegasan sikap bagi Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GEMPAR). Organisasi masyarakat sipil ini menyatakan komitmennya untuk tegak lurus berdiri bersama Aparat Penegak Hukum (APH) dalam upaya memberantas korupsi yang kian kompleks dan sistemik.

Ketua GEMPAR, Zacky Satria, menegaskan bahwa korupsi bukan hanya persoalan hukum, tetapi ancaman serius bagi masa depan bangsa. Karena itu, perjuangan melawannya tidak bisa dilakukan secara parsial, apalagi seremonial.

“GEMPAR memposisikan diri sebagai mitra strategis APH. Kami tegak lurus, sejalan, dan konsisten mendukung langkah penegakan hukum dalam memberantas korupsi tanpa pandang bulu,” tegas Zacky dalam keterangannya, Sabtu (6/12/2025).

Menurutnya, GEMPAR tidak hanya hadir sebagai pengawas sosial, tetapi juga sebagai kekuatan moral dan edukatif di tengah masyarakat. Upaya pemberantasan korupsi, lanjut Zacky, harus dibangun dari dua sisi sekaligus: penindakan yang tegas dan pencegahan yang berkelanjutan.

Dalam konteks inilah, GEMPAR berkomitmen menjadi garda terdepan dengan cara:

Mendorong partisipasi publik dalam pengawasan anggaran dan kebijakan,

Mengedukasi masyarakat tentang bahaya laten korupsi,

Menanamkan nilai integritas sejak dini melalui sektor pendidikan,

Serta membuka ruang pelaporan yang aman dan bertanggung jawab.

Zacky menekankan, kolaborasi dengan APH menjadi kunci utama. GEMPAR siap mendukung kerja kepolisian, kejaksaan, maupun lembaga antikorupsi dengan data, laporan masyarakat, dan gerakan penyadaran publik yang konstruktif.

“Kami percaya, ketika masyarakat sipil dan APH berjalan seiring, maka ruang gerak korupsi akan semakin sempit. GEMPAR hadir untuk memastikan masyarakat tidak apatis, tidak takut, dan berani melawan korupsi,” ujarnya.

Sejalan dengan semangat HAKORDIA 2025, GEMPAR juga menyerukan agar seluruh elemen bangsa—mulai dari pejabat publik, dunia usaha, akademisi, hingga generasi muda—bersatu membangun budaya antikorupsi yang nyata, bukan sekadar slogan.

GEMPAR memandang bahwa pemberantasan korupsi adalah perjuangan jangka panjang. Dibutuhkan konsistensi, keberanian, dan integritas. Dengan sikap tegak lurus bersama APH, GEMPAR menegaskan tekadnya untuk terus berdiri di garis depan—mengawal hukum, membela kepentingan rakyat, dan menjaga masa depan bangsa dari praktik-praktik koruptif.

“Korupsi adalah musuh bersama. Dan melawannya adalah panggilan moral. GEMPAR siap mengawal perjuangan itu sampai kapan pun,” pungkas Zacky.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours