Cellica Nurachadiana: H. Oma Miharja Rizki Dinilai Layak Memimpin Karawang

4 min read

KARAWANG — Momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Partai Demokrat menjadi panggung penting bagi konsolidasi sekaligus refleksi perjalanan politik Partai Demokrat di Kabupaten Karawang. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Hj. Cellica Nurachadiana, Anggota Komisi IX DPR RI sekaligus Sekretaris BAPILU DPP Partai Demokrat, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap sosok H. Oma Miharja Rizki, S.H., M.H.

Dalam sambutannya pada Minggu (23/8/2026), Cellica secara terbuka mengakui bahwa dirinya sempat merasa minder setelah mendengarkan pidato H. Oma Miharja Rizki yang dinilainya sangat baik, substantif, dan mampu menyampaikan gagasan secara kuat di hadapan masyarakat.

Namun, pujian Cellica tidak berhenti pada kemampuan berbicara. Ia justru menyoroti karakter, kapasitas, serta kedekatan H. Oma Miharja Rizki dengan masyarakat sebagai modal penting seorang pemimpin daerah.

“Bagus sekali. Saya dalam hati minder mau ngomong apa. Tapi tentunya benar, Oma,” ujar Cellica dalam sambutannya.

Menurut Cellica, H. Oma Miharja Rizki memiliki sejumlah kualitas yang sangat relevan dengan kebutuhan kepemimpinan Kabupaten Karawang. Ia menyebut sosok Oma sebagai pribadi yang terus memperkaya ilmu, mampu merangkul berbagai lapisan masyarakat, sederhana, serta tetap membumi meskipun pernah menduduki posisi strategis sebagai Wakil Ketua DPRD.

“Sudah cocoklah untuk memimpin Karawang. Cakep, terus memperkaya ilmu, terus merangkul masyarakat, terus sederhana, terus membumi,” tegas Cellica.

Pernyataan tersebut menjadi menarik karena Cellica tidak hanya memberikan apresiasi dalam konteks internal partai, tetapi juga menempatkan sikap membumi sebagai salah satu indikator penting keberhasilan seorang figur publik.

Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat terkadang terlihat sederhana ketika seseorang tidak sedang memegang jabatan. Namun, justru karakter tersebut menjadi sesuatu yang sangat bernilai ketika seseorang memperoleh amanah dan memiliki kewenangan publik.

Cellica menilai sikap membumi H. Oma Miharja Rizki patut diapresiasi. Terlebih, karakter tersebut tetap terlihat ketika Oma menjalankan tugas sebagai Wakil Ketua DPRD. Bagi Cellica, kemampuan menjaga kedekatan dengan masyarakat di tengah posisi politik yang strategis merupakan kualitas kepemimpinan yang tidak boleh dipandang sebelah mata.

“Ketika tidak menjabat mungkin dianggapnya hal biasa. Tapi kita lihat Kang Haji Oma, beliau membumi ketika beliau menjadi Wakil Ketua DPR. Itu adalah hal yang harus diapresiasikan kita semua,” ungkapnya.

Pernyataan Cellica sekaligus memberikan pesan bahwa kepemimpinan tidak semata-mata diukur dari jabatan, popularitas, maupun kekuatan politik. Lebih dari itu, seorang pemimpin dituntut memiliki kemampuan untuk mendengar, memahami, merangkul, serta tetap dekat dengan masyarakat yang menjadi sumber legitimasi kekuasaan.

Apresiasi terhadap H. Oma Miharja Rizki tersebut juga memperlihatkan adanya harapan besar Partai Demokrat untuk terus memperkuat basis politiknya di Kabupaten Karawang. Cellica menegaskan bahwa momentum HUT ke-25 harus menjadi energi baru bagi seluruh kader untuk menjaga soliditas dan membangun kerja politik yang semakin matang.

Ia pun mengajak seluruh elemen Partai Demokrat untuk menatap agenda politik mendatang dengan semangat kebersamaan dan optimisme. Targetnya jelas, kemenangan Partai Demokrat di Kabupaten Karawang pada Pemilu 2029 harus diraih secara maksimal.

“Ke depan, 2029 kita raih kembali kemenangan Partai Demokrat di Kabupaten Karawang yang paripurna,” tegas Cellica.

Pernyataan tersebut menjadi penutup yang sarat makna. Di satu sisi, Cellica memberikan penghormatan terhadap perjalanan Partai Demokrat selama seperempat abad. Di sisi lain, ia juga memberikan sinyal kuat mengenai pentingnya menghadirkan figur-figur yang memiliki kapasitas, integritas, kedekatan dengan masyarakat, serta kemampuan membangun kepercayaan publik.

Bagi Karawang, pernyataan seorang Anggota Komisi IX DPR RI sekaligus Sekretaris BAPILU DPP Partai Demokrat itu tentu memiliki bobot tersendiri. Ketika seorang tokoh politik senior memberikan penilaian bahwa H. Oma Miharja Rizki layak memimpin Karawang, publik tentu akan membaca pernyataan tersebut sebagai bagian dari dinamika politik sekaligus gambaran mengenai kualitas figur yang sedang mendapat perhatian.

Namun demikian, pada akhirnya masyarakat Karawang tetap menjadi pihak yang memiliki ruang paling menentukan dalam menilai setiap calon pemimpin. Rekam jejak, gagasan, integritas, kapasitas, kedekatan dengan rakyat, serta kemampuan menghadirkan solusi bagi persoalan daerah akan menjadi ukuran yang jauh lebih penting.

Momentum HUT ke-25 Partai Demokrat pun akhirnya tidak sekadar menjadi seremoni perayaan usia partai. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi ruang untuk menegaskan kembali pentingnya politik yang dekat dengan rakyat, kepemimpinan yang membumi, serta perjuangan politik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dan dalam konteks itulah, nama H. Oma Miharja Rizki kini mendapatkan sorotan positif setelah secara terbuka diapresiasi Cellica Nurachadiana sebagai sosok yang dinilai memiliki kualitas dan kelayakan untuk memimpin Kabupaten Karawang.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours