KARAWANG — Kepala Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, H. Margono, menghadiri Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang digelar masyarakat di lingkungan RW 6, Dusun Pasir Kadodong, Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang.
Kehadiran H. Margono dalam kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar agenda tahunan, melainkan kesempatan untuk semakin mengenal, mencintai dan meneladani kepribadian Rasulullah Muhammad SAW.
Dalam suasana penuh kekhidmatan, masyarakat bersama-sama mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan, persaudaraan dan kepedulian sosial. Bagi H. Margono, kecintaan kepada Rasulullah SAW seharusnya diwujudkan melalui perilaku dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
“Maulid Nabi ini jangan hanya kita jadikan sebagai kegiatan seremonial. Mari kita gunakan momentum bulan Mulud ini untuk semakin mencintai Rasulullah SAW, memperbanyak shalawat, mempelajari sejarah dan keteladanan beliau, serta berusaha menerapkan akhlaknya dalam kehidupan kita,” ujar H. Margono.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Ciampel untuk terus tholabul ilmi, khususnya menuntut ilmu agama di manapun berada. Menurutnya, ilmu agama menjadi bekal penting bagi setiap umat untuk memahami tuntunan kehidupan sekaligus membentuk akhlak yang baik.
“Marilah kita terus tholabul ilmi, terus belajar ilmu agama di manapun kita berada. Karena dengan ilmu, kita akan lebih memahami bagaimana mencintai dan meneladani Rasulullah SAW. Mudah-mudahan dengan kecintaan kita kepada Rasulullah, dengan memperbanyak shalawat dan menjalankan ajaran beliau, kita mendapatkan syafaat Rasulullah SAW,” tuturnya.
H. Margono juga menyampaikan keyakinan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW harus senantiasa disertai dengan memohon rahmat dan keberkahan dari Allah SWT.
“Untuk mendapatkan syafaat Rasulullah SAW, tentu semuanya atas rahmat Allah SWT. Dengan rahmat dan izin Allah, mudah-mudahan kita mendapatkan keberkahan serta pertolongan Rasulullah SAW di dunia dan di akhirat. Karena itu, mari kita terus mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperbanyak kecintaan kepada Rasulullah SAW,” ungkapnya.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi memiliki pesan yang sangat dalam bagi kehidupan masyarakat. Rasulullah SAW telah memberikan teladan mengenai kejujuran, kasih sayang, kesabaran, kepedulian, persaudaraan serta bagaimana membangun kehidupan yang penuh dengan kedamaian.
Nilai-nilai tersebut, kata H. Margono, sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Terlebih di tengah perkembangan zaman, masyarakat membutuhkan fondasi ilmu dan akhlak agar kemajuan pembangunan dapat berjalan seiring dengan meningkatnya kualitas kehidupan sosial dan keagamaan.
“Kalau kita ingin masyarakat kita maju, mari kita bangun bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara mental dan spiritual. Anak-anak kita harus didorong untuk menuntut ilmu, generasi muda harus dekat dengan majelis ilmu, dan kita semua harus terus belajar menjadi umat yang lebih baik,” katanya.
H. Margono turut mengapresiasi masyarakat RW 6 Dusun Pasir Kadodong yang telah menjaga tradisi keagamaan dan menyelenggarakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, kegiatan seperti ini mampu memperkuat ukhuwah, mempererat silaturahmi serta membangun semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Ia berharap semangat Maulid Nabi tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Sebaliknya, nilai-nilai yang disampaikan dalam peringatan tersebut dapat menjadi pedoman yang terus hidup dalam keseharian masyarakat.
“Mari kita jadikan bulan Mulud ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri. Perbanyak shalawat, perkuat tholabul ilmi, jaga silaturahmi, hormati sesama dan berusaha mengikuti akhlak Rasulullah SAW. Mudah-mudahan dengan rahmat Allah SWT, kita semua mendapatkan keberkahan, syafaat dan pertolongan Rasulullah SAW,” pungkas H. Margono.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di RW 6 Dusun Pasir Kadodong pun menjadi momentum untuk meneguhkan kembali kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menguatkan komitmen masyarakat dalam membangun kehidupan yang religius, harmonis dan penuh keberkahan.


+ There are no comments
Add yours