“Didorong Akar Rumput, Sarif Marhaendi Dicalonkan sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi: Kang Edo Tegaskan Kelayakan dan Integritas Kader Muda”

4 min read

Bekasi — Dinamika internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bekasi menunjukkan arah yang semakin dewasa dan konstruktif. Aspirasi dari akar rumput kini mengalir kuat, bukan dalam bentuk ambisi personal, melainkan dorongan kolektif yang menginginkan hadirnya kepemimpinan baru yang berintegritas, inklusif, dan berorientasi pada pelayanan umat.

Nama Sarif Marhaendi, S.E., mencuat bukan karena keinginan pribadi untuk maju, melainkan karena dorongan kuat dari para Pengurus Anak Cabang (PAC) yang melihat kapasitas, rekam jejak, serta kedekatannya dengan masyarakat. Dari total 23 PAC se-Kabupaten Bekasi, sebanyak 17 PAC telah menyatakan dukungan, dengan akumulasi 34 suara dari unsur Ketua dan Sekretaris.

Fenomena ini menjadi gambaran bahwa proses regenerasi di tubuh PPP berjalan secara organik dan demokratis. Para kader di tingkat bawah menilai bahwa Sarif Marhaendi adalah sosok yang mampu menjembatani kebutuhan organisasi dengan harapan masyarakat luas.

Dukungan tersebut semakin menguat dengan hadirnya Kang Edo, kader senior PPP yang memiliki rekam jejak panjang dan kredibilitas yang teruji. Dalam kapasitasnya sebagai tokoh yang memahami dinamika internal partai sejak dari tingkat bawah hingga struktural, Kang Edo menegaskan bahwa dorongan kepada Sarif merupakan refleksi kebutuhan organisasi, bukan sekadar preferensi personal.

“Ini bukan soal siapa yang ingin maju, tetapi siapa yang memang layak dan dibutuhkan oleh partai saat ini. Dari berbagai pertimbangan, saya melihat Sarif Marhaendi memiliki kelengkapan itu—kapasitas, integritas, serta kedekatan dengan kader dan masyarakat,” ungkap Kang Edo.

Lebih jauh, Kang Edo menegaskan bahwa sebagai kader senior, ia memiliki harapan besar agar DPC PPP Kabupaten Bekasi mampu mengalami perubahan yang signifikan—tidak hanya dalam aspek kuantitas, seperti peningkatan basis dukungan dan perolehan suara, tetapi juga dalam kualitas organisasi, mulai dari soliditas kader, tata kelola yang profesional, hingga kehadiran nyata di tengah masyarakat.

“Saya ingin PPP Kabupaten Bekasi ini naik kelas, menjadi partai yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Perubahan itu harus nyata, terukur, dan berkelanjutan. Dan untuk mewujudkan itu, dibutuhkan figur pemimpin yang tepat,” tegasnya.

Dalam pandangan Kang Edo, Sarif Marhaendi adalah sosok yang memenuhi kriteria tersebut. Ia melihat kombinasi antara energi muda, pengalaman politik, serta kedekatan emosional Sarif dengan masyarakat sebagai modal utama untuk mendorong transformasi partai ke arah yang lebih baik.

“Kalau kita bicara masa depan PPP di Kabupaten Bekasi, saya meyakini Sarif adalah pilihan yang tepat. Ia punya kemampuan untuk membangun, merangkul, sekaligus menggerakkan. Ini bukan hanya soal melanjutkan, tetapi membawa PPP ke level yang lebih tinggi,” tambahnya dengan penuh keyakinan.

Rekam jejak Kang Edo di tubuh PPP Kabupaten Bekasi menjadi bukti nyata konsistensi dan loyalitasnya dalam membangun partai dari tingkat akar rumput. Ia mengawali pengabdiannya sebagai Sekretaris PAC PPP Kecamatan Cikarang Timur (2002–2004), kemudian dipercaya menjadi Ketua PAC Cikarang Timur (2004–2009). Kiprahnya terus berlanjut di tingkat kabupaten sebagai Wakil Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi (2010–2015).

Selain itu, pada tahun 2014 ia mengemban amanah strategis sebagai Ketua LP2L (Lajnah Pemenangan Pemilu Legislatif Kabupaten Bekasi), yang berperan penting dalam mengorkestrasi kekuatan politik partai dalam kontestasi legislatif. Terbaru, pada Pemilu 2024, Kang Edo kembali dipercaya sebagai Ketua Lembaga Saksi Pemilu DPC PPP Kabupaten Bekasi, memastikan proses demokrasi berjalan dengan jujur, adil, dan transparan.

Tak hanya berkiprah di ranah politik, Kang Edo juga dikenal luas sebagai tokoh masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masa depan generasi muda. Ia saat ini menjabat sebagai Ketua Umum FORTAL (Forum Masyarakat Anti Obat Terlarang) Nusantara, sebuah organisasi yang konsisten bergerak dalam upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran obat-obatan terlarang.

Melalui peran tersebut, Kang Edo aktif bersinergi dengan aparat penegak hukum (APH) serta berbagai elemen masyarakat dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan obat terlarang. Dedikasi ini semakin menegaskan bahwa dirinya bukan hanya tokoh partai, tetapi juga figur sosial yang berkomitmen terhadap kemaslahatan publik.

Sementara itu, Sarif Marhaendi yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi periode 2024–2029 dan Wakil Ketua DPC PPP, juga memiliki legitimasi kuat dari masyarakat dengan perolehan 16.329 suara pada Pemilu Legislatif 2024.

Menariknya, dalam berbagai kesempatan, Sarif tidak pernah secara eksplisit menyatakan keinginan untuk mencalonkan diri. Ia justru merespons dorongan tersebut dengan sikap yang penuh kehati-hatian dan tanggung jawab.

“Amanah itu bukan untuk dikejar, tetapi untuk dijalankan jika memang dipercayakan. Jika ini menjadi kehendak bersama kader dan demi kebaikan partai, tentu harus disikapi dengan kesungguhan dan niat pengabdian,” ujarnya.

Dengan dukungan mayoritas PAC serta legitimasi moral dari kader senior seperti Kang Edo, pencalonan Sarif Marhaendi menjadi simbol sinergi antara generasi—perpaduan antara pengalaman dan energi baru. Momentum ini diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal PPP sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap partai.

Pada akhirnya, dorongan kepada Sarif Marhaendi bukan sekadar dinamika politik internal, melainkan cerminan harapan besar akan hadirnya kepemimpinan yang berintegritas, berakar pada nilai, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat luas.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours