Melalui Sosialisasi 4 Pilar MPR RI “Putih Sari” Konsisten Turun ke Akar Rumput, Ajak KTNA Bekasi Perkuat Persatuan dan Kedaulatan Pangan

3 min read

Bekasi – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Gerindra, Hj. drg. Putih Sari, kembali menunjukkan komitmennya sebagai wakil rakyat yang hadir langsung di tengah masyarakat. Dalam pertemuan bersama keluarga besar Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Bekasi, Putih Sari memberikan pembinaan, motivasi serta pemahaman kebangsaan yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan para petani di era sekarang.

 

Di hadapan jajaran pengurus KTNA, para tokoh desa, serta perwakilan DPRD Kabupaten Bekasi, Putih Sari menegaskan bahwa tugas seorang anggota DPR bukan hanya bekerja di Senayan, tetapi memastikan nilai-nilai kebangsaan, pembangunan nasional, dan aspirasi masyarakat tersampaikan secara tepat. Sebagai anggota Badan Sosialisasi MPR RI, ia memaparkan Empat Pilar Kebangsaan—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—dengan bahasa yang sederhana, membumi, dan mudah dipahami oleh para petani dan pelaku UMKM.

Putih Sari juga menyoroti tantangan besar terkait kedaulatan pangan nasional. Ia menegaskan bahwa petani adalah garda terdepan penjaga ketersediaan pangan, terlebih di tengah dinamika global yang kian tidak menentu. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga keberlanjutan lahan pertanian dan tidak membiarkan seluruh kawasan produktif berubah fungsi menjadi industri atau permukiman. Ia juga mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang membuka lahan pertanian baru di kawasan timur Indonesia sebagai bagian dari strategi besar memperkuat kemandirian pangan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Putih Sari mengajak masyarakat untuk bersyukur atas anugerah tanah Indonesia yang subur dan kaya potensi. Ia mencontohkan bagaimana negara-negara Timur Tengah maupun wilayah Eropa saat musim dingin sulit menjalankan sektor pertanian secara optimal. “Indonesia dianugerahi tanah yang bisa ditanami sepanjang tahun. Tugas kita adalah mengelola, menjaga, dan memastikan keberlanjutannya,” ujarnya.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi bukti konsistensi Putih Sari dalam mendampingi kelompok masyarakat secara langsung, terutama para pelaku pertanian. Dengan pendekatan personal dan pemahaman mendalam terhadap isu pangan global, ia menegaskan bahwa keberpihakan kepada masyarakat harus diwujudkan melalui kerja nyata, bukan sekadar retorika.

Sementara itu, Ketua Umum KTNA Kabupaten Bekasi sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Gerindra, Darissalam, turut memberikan penguatan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar bersama Putih Sari. Dalam sambutannya, Darissalam menegaskan bahwa profesi di sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan UMKM merupakan fondasi penting bagi kemajuan bangsa. Ia menyampaikan bahwa cita-cita petani untuk maju dan sejahtera sangat sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto.

Dengan penuh semangat, Darissalam mengajak para peserta meneguhkan komitmen kolektif melalui yel-yel, “KTNA maju, KTNA sejahtera!” sebagai simbol kebersamaan dan semangat membangun kemandirian pangan. “Inilah cita-cita bangsa dan cita-cita Presiden Prabowo Subianto. Kita ingin seluruh masyarakat Indonesia semakin maju dan semakin sejahtera,” ujarnya.

Darissalam juga mengingatkan pentingnya mengikuti sosialisasi Empat Pilar sebagai landasan dalam berumah tangga, bermasyarakat, dan bernegara. Ia menegaskan bahwa Pancasila dan UUD 1945 harus tetap menjadi pedoman moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari. “Empat Pilar ini sangat penting bagi bangsa Indonesia. Mari kita jadikan sebagai pegangan dalam setiap langkah,” tutupnya.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours