LSM BARAK Indonesia Apresiasi Langkah Cepat Kades Karangsari, Perusahaan Siap Bangun Drainase dan Libatkan LSM sebagai Mitra Penyelesai Masalah

BEKASI — Apresiasi terhadap langkah cepat Kepala Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, H. Bao Umbara, dalam menangani keluhan warga terkait banjir lumpur dari proyek pengurugan seluas 5,6 hektare terus mengalir. Salah satu yang menyampaikan dukungan adalah LSM BARAK Indonesia Marcab Kabupaten Bekasi melalui Sekretaris Jenderal Marcab, Kang Acu Mulyana.

Kang Acu menilai kehadiran langsung kepala desa ke lokasi terdampak menunjukkan kepemimpinan responsif yang benar-benar berpihak pada masyarakat.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Kades H. Bao Umbara. Beliau turun tanpa sekat, melihat kondisi nyata, dan memberikan langkah-langkah solusi. Ini contoh pemimpin yang hadir saat warga membutuhkan,” ujar Kang Acu.

BARAK Indonesia: Hadir Sebagai Mitra Solutif

Kang Acu menegaskan bahwa LSM BARAK Indonesia tidak hanya menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi juga hadir sebagai mitra penyelesaian masalah ketika warga terdampak oleh aktivitas pembangunan.

“LSM BARAK Indonesia selalu berupaya menghadirkan solusi. Ketika terjadi persoalan seperti banjir lumpur ini, kami siap bersinergi dengan pemerintah desa dan perusahaan untuk mencari jalan keluar terbaik,” tegasnya.

Perusahaan Siap Bangun Drainase dan Libatkan BARAK sebagai Mitra Dialog

Dorongan pemerintah desa dan BARAK Indonesia disambut positif oleh perusahaan pengembang. Perwakilan perusahaan, Diki, menyampaikan komitmen tegas untuk segera menyelesaikan akar masalah banjir lumpur tersebut.

“Dalam waktu dekat, kami akan membangun saluran air (drainase) di sekitar proyek urugan. Ini menjadi prioritas agar kejadian serupa tidak terulang,” ungkap Diki.

Tidak hanya itu, Diki juga menegaskan kesediaan perusahaan menjalin kolaborasi dengan LSM BARAK Indonesia dalam proses penyelesaian persoalan.

“Kami berharap LSM BARAK Marcab Bekasi dapat mendampingi dan menengahi proses penyelesaian yang akan dimusyawarahkan dalam waktu dekat terkait dampak banjir yang menimpa warga Dusun Dua. Setelah pembuatan saluran air selesai, kami berharap proyek urugan bisa dilanjutkan kembali. Kesanggupan ini kami sampaikan sebagai bentuk komitmen perusahaan,” ujar Diki.

Sinergi Tiga Pilar: Pemerintah Desa – LSM – Perusahaan

Komitmen yang disampaikan perusahaan, ditambah dukungan aktif dari LSM BARAK Indonesia serta langkah cepat Kepala Desa Karangsari, menjadi sinyal positif bagi warga di wilayah terdampak. Harapannya, perbaikan drainase dapat segera terealisasi dan aktivitas pembangunan bisa berjalan tanpa mengorbankan keselamatan serta kenyamanan masyarakat.

Sinergi tiga pihak ini memperlihatkan bahwa penyelesaian masalah sosial maupun lingkungan akan lebih cepat terwujud bila semua unsur mau berkolaborasi, mendengar, dan mengutamakan kepentingan warga.

Bagikan berita/artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *