PKS Karawang Tunjukkan Pengabdian Nyata; Bantu Pasien Tumor 7 Kg Hingga Dapat Penanganan dan Santunan

3 min read

Karawang — Di tengah hiruk-pikuk politik yang sering kali sibuk dengan janji dan wacana, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Karawang membuktikan bahwa kepedulian tidak berhenti di panggung kampanye. Di sebuah rumah sederhana di Jatirasa Barat, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, ada kisah yang membuat mata siapa pun yang mendengar akan berkaca-kaca.

Namanya Fitria. Bertahun-tahun perempuan itu hidup dalam kesakitan dengan tumor seberat tujuh kilogram yang tumbuh di bagian kakinya. Hari-harinya diisi dengan rasa nyeri dan keputusasaan — berjalan pun sulit, apalagi bekerja. Namun di balik penderitaan panjang itu, ia tetap berjuang menjaga harapan agar suatu hari ada yang peduli.

Harapan itu akhirnya datang.
Ketika kabar tentang kondisi Fitria sampai ke telinga kader dan relawan PKS Karawang Barat, mereka tak menunggu waktu lama. Ketua DPC PKS Karawang Barat, Fajar Setyawan, bersama kader Asep Hidayat, Rizka Rahman, serta kader kesehatan Ibu Dadah dan Ibu Sri, segera mendatangi rumah Fitria. Tanpa banyak bicara, mereka menggenggam tangan Fitria dan berjanji akan mencarikan jalan keluar.

“Waktu itu saya sudah pasrah, tapi mereka datang dan meyakinkan saya untuk berobat. Saya merasa seperti punya keluarga baru,” kata Fitria lirih.

Melalui jalur komunikasi relawan bupati, laporan itu kemudian diteruskan ke DPD PKS Karawang dan direspons cepat oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang. Dari situlah, pintu harapan terbuka lebar: Fitria akhirnya mendapat akses layanan medis dan menjalani operasi pengangkatan tumor di fasilitas kesehatan yang ditunjuk pemerintah.

Namun bagi PKS, membantu bukan hanya soal mengantar ke rumah sakit. Kepedulian itu berlanjut dalam bentuk nyata:
DPC PKS Karawang Barat menyerahkan kursi roda, tongkat bantu jalan, dan kasur baru — hasil donasi para kader dan simpatisan yang tergerak hatinya setelah mendengar kisah Fitria.

“PKS hadir bukan sekadar partai politik, tapi rumah besar pelayanan umat. Kami ingin selalu menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat yang sedang kesulitan,” ujar Fajar Setyawan, penuh haru saat menyerahkan bantuan.

Fitria tak kuasa menahan air mata.

> “Terima kasih buat semua yang sudah membantu saya. PKS bukan cuma bicara, tapi benar-benar peduli. Saya bisa dioperasi, bisa jalan lagi, semua karena bantuan mereka,” ucapnya pelan, sambil menggenggam kursi roda barunya.

Di mata masyarakat sekitar, aksi itu menjadi bukti nyata bahwa PKS tak sekadar hadir di musim politik. Mereka hadir di saat orang kecil membutuhkan uluran tangan — hadir tanpa sorot kamera, tanpa pamrih, hanya karena dorongan iman dan rasa kemanusiaan.

Ketua DPD PKS Karawang, Adin Jaelani Sopian, S.E., M.E., pun memberikan apresiasi tinggi atas gerak cepat jajaran DPC.

> “Inilah PKS yang kita cita-citakan, partai yang melayani, yang menolong tanpa syarat. Gerak cepat teman-teman di Karawang Barat adalah cermin dari semangat khidmat untuk rakyat yang selalu kita gaungkan,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh struktur PKS di Karawang didorong untuk memperkuat pelayanan sosial sebagai bagian dari jati diri partai.

> “Kita ingin setiap kader menjadi pelayan umat yang tangguh. Tidak menunggu perintah, tidak menunggu momentum — cukup melihat ada yang butuh, lalu bergerak,” tegas Adin.

Kini, Fitria perlahan pulih. Senyumnya mulai kembali, langkahnya mulai ringan, dan hidupnya kembali penuh harapan. Relawan dan kader PKS setempat terus memantau kesehatannya dengan penuh kasih.

Di tengah dunia politik yang kerap dipenuhi janji, PKS Karawang menunjukkan politik yang berwajah kemanusiaan.
Mereka membuktikan bahwa politik sejati bukan tentang kursi kekuasaan, tapi tentang kursi roda yang membantu orang kembali berdiri.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours