Bekasi — Dalam rangka memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Putih Sari, bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN), menggelar kegiatan sosialisasi di Desa Satria Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (30/10/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi Gerindra, Darissalam, Kepala Desa Satria Mekar, Babinsa TNI AD, Binmas Polri, serta berbagai tokoh masyarakat setempat.
—
BGN dan SPPG: Sinergi Pemerintah dan Swasta untuk Pemenuhan Gizi Nasional
Dalam kegiatan ini, Putih Sari menjelaskan bahwa BGN merupakan mitra kerja baru Komisi IX DPR RI yang dibentuk langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 6 Januari 2025, khusus untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program MBG dijalankan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani ribuan penerima manfaat, mulai dari anak usia sekolah (TK/PAUD hingga SMA) hingga ibu hamil.

“Untuk memperluas jangkauan, BGN menggandeng pihak swasta, TNI/Polri, dan organisasi kemasyarakatan agar saling bersinergi dalam pelaksanaan program MBG. SPPG dibangun oleh pihak swasta, kecuali di wilayah terpencil, terluar, dan termiskin yang menjadi tanggung jawab pemerintah,” jelas Putih Sari.
Sebagai mitra kerja BGN, Putih Sari menegaskan komitmennya untuk terus mendorong percepatan pembangunan SPPG di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di Provinsi Jawa Barat.
—
Program Strategis Presiden Prabowo untuk Gizi dan Ketahanan Bangsa
Program MBG merupakan bagian dari program prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto yang berfokus pada pemenuhan gizi anak Indonesia secara merata.
Program ini juga berfungsi sebagai upaya nyata menekan angka stunting, sekaligus mendorong pembentukan generasi unggul yang sehat, kuat, dan cerdas.
Selain meningkatkan kualitas gizi, program MBG juga memiliki dampak besar terhadap perekonomian masyarakat lokal. Melalui pelibatan UMKM, petani, pengusaha lokal, hingga tenaga kerja sektor informal, MBG diharapkan mampu menggerakkan ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan warga.
> “Mulai dari tukang potong ayam dan sayur, pengemudi distribusi, tenaga kebersihan, hingga pelaku UMKM dan petani — semuanya bisa ikut tumbuh bersama. Kita dorong agar pasokan bahan pangan diserap dari lingkungan sekitar, bukan dari luar daerah,” ujar Putih Sari.
—
Putih Sari: Pengawasan dan Evaluasi Berkelanjutan untuk Pastikan Program Tepat Sasaran
Dalam kesempatan tersebut, Putih Sari juga menegaskan bahwa pemerintah bersama BGN terus memperkuat sistem pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan MBG di lapangan.
> “Hingga saat ini, pemerintah terus meningkatkan pengawasan dan secara rutin melakukan evaluasi terhadap berbagai temuan di lapangan. Saya sendiri tidak tinggal diam — tim saya selalu kami turunkan untuk melakukan pengawasan dan pengawalan agar pelaksanaan program MBG berjalan sesuai harapan dan tepat sasaran,” tegasnya.
Langkah pengawasan tersebut, lanjut Putih Sari, merupakan bentuk tanggung jawab moral agar program strategis nasional ini tidak hanya berhenti di konsep, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat bawah.
—
Darissalam: MBG Wujud Nyata Kepedulian Negara terhadap Generasi Muda
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi Gerindra, Darissalam, menyampaikan apresiasi atas komitmen pemerintah pusat dan BGN melalui program MBG.
> “Program ini sangat penting karena MBG merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan gizi anak Indonesia. Dengan gizi yang baik, masa depan mereka akan lebih sehat, cerdas, dan siap berkontribusi bagi bangsa,” ujarnya.
Darissalam menambahkan, MBG juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat, terutama bagi petani, pelaku UMKM, dan pekerja lokal. Ia berharap program ini terus diperluas dan dimatangkan agar seluruh wilayah, termasuk daerah yang belum terlayani, dapat segera merasakan manfaatnya.
> “Kami berterima kasih kepada BGN dan Ibu Putih Sari yang terus mendorong percepatan program MBG. In syaa Allah, wilayah yang belum terjangkau akan segera mendapat pelayanan penuh,” tutup Darissalam.


+ There are no comments
Add yours