Lurah Bao Peduli Warga: Rela Rogoh Kantong Pribadi Demi Bantu Kesulitan Pendidikan dan Kebutuhan Pokok

3 min read

KARAWANG, Swarajabar.id – Media Online Nasional Terpercaya – Sosok Kepala Desa Karangsari, H. Umbara, atau yang lebih dikenal akrab dengan sebutan Lurah Bao, kembali menunjukkan kepeduliannya yang tulus terhadap penderitaan warganya. Senin (25/8/2025) malam, rumah kediamannya didatangi sejumlah warga, khususnya para ibu rumah tangga, yang menyampaikan keluhan mengenai besarnya biaya sekolah anak-anak mereka dan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dengan wajah penuh harap, salah seorang ibu warga Desa Karangsari menyampaikan keluhannya secara langsung:

> “Saya ke rumah Pak Lurah ini mau minta tolong. Masak saja susah, beras tidak punya. Mohon bantuannya Pak Lurah. Anak saya juga butuh biaya sekolah sebesar Rp900 ribu untuk kegiatan camping ke Loji besok. Kalau bisa, tolong juga perusahaan di desa ini ikut membantu,” ucapnya penuh rasa cemas.

Pemimpin yang Peka dan Tulus

Mendengar keluhan itu, H. Umbara tidak tinggal diam. Dengan tangan terbuka, ia menyatakan kesiapannya untuk menjadi jembatan antara warganya dan perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah Desa Karangsari melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Namun lebih dari itu, tanpa menunggu lama, ia segera merogoh kocek pribadinya untuk membantu membelikan beras bagi enam ibu rumah tangga yang datang malam itu.

> “Saya tidak bisa menutup mata melihat kondisi ibu-ibu sekalian. Kalau memang ada kesulitan, insyaAllah saya akan bantu semampu saya. Sebagai kepala desa, tugas saya bukan hanya mengurus administrasi, tapi memastikan warga bisa hidup layak. Kalau ada kesulitan mendesak, saya siap keluarkan dana pribadi. Itu kewajiban moral saya,” tutur H. Umbara penuh empati.

Pemimpin yang Hadir untuk Warganya

Kisah sederhana ini menggambarkan betapa sosok Lurah Bao bukanlah pemimpin yang berjarak dengan rakyatnya. Ia hadir di tengah warganya, mau mendengar langsung keluh kesah mereka, dan bahkan berani mengambil langkah konkret meski dengan mengorbankan uang pribadi.

Kepedulian H. Umbara tidak berhenti pada bantuan sesaat. Ia menegaskan komitmennya untuk mendorong perusahaan-perusahaan di Desa Karangsari agar lebih aktif menyalurkan dana CSR guna membantu kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat desa.

> “CSR itu seharusnya dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat sekitar. Kita akan komunikasikan dengan perusahaan, supaya anak-anak bisa sekolah tanpa hambatan biaya, dan kebutuhan pokok warga bisa lebih terjamin,” tambahnya.

Inspirasi Kepemimpinan yang Humanis

Apa yang dilakukan Lurah Bao menjadi teladan penting dalam praktik kepemimpinan desa. Di saat banyak pemimpin sibuk dengan urusan politik dan administrasi, H. Umbara memilih untuk turun langsung, mendengar, dan bertindak nyata. Sikapnya mengajarkan bahwa kepemimpinan sejati adalah tentang keberanian untuk peduli, sekalipun harus berkorban pribadi.

Kehadiran seorang pemimpin yang mau berbagi dan menolong tanpa pamrih tentu menjadi sumber inspirasi dan harapan bagi masyarakat Karangsari. Dengan sikapnya yang humanis, Lurah Bao berhasil membuktikan bahwa jabatan bukanlah sekadar simbol kekuasaan, melainkan amanah besar untuk melayani.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours