Cikarang Timur, 7 Juli 2025 — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Cikarang Timur tahun ini menjadi momen yang istimewa. Bukan hanya ajang untuk menumbuhkan semangat religius di kalangan masyarakat, tetapi juga menjadi wujud nyata perhatian Camat Cikarang Timur, Ropi, terhadap pertumbuhan dan kemajuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayahnya.
Digelar di halaman Kantor Kecamatan Cikarang Timur, MTQ kali ini dimeriahkan dengan kehadiran 17 pelaku UMKM dari seluruh desa se-Kecamatan Cikarang Timur. Mereka diberi ruang strategis untuk memamerkan dan memasarkan produk unggulan mereka, mulai dari kuliner lokal, kerajinan, hingga olahan khas rumahan.

Camat Cikarang Timur, Ropi, menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM harus menjadi bagian dari setiap kegiatan masyarakat, termasuk dalam event keagamaan seperti MTQ. Menurutnya, membangun ekonomi kerakyatan harus seiring dengan pembangunan karakter dan akhlak masyarakat.
“MTQ ini bukan hanya ajang ibadah dan prestasi, tapi juga menjadi momentum penguatan ekonomi umat. Kami ingin para pelaku UMKM di Cikarang Timur naik kelas, dikenal lebih luas, dan punya tempat di hati masyarakat,” ujar Ropi dalam sambutannya.
Menurutnya, perhatian terhadap UMKM tidak bisa bersifat insidental. Dukungan harus diberikan secara berkelanjutan melalui berbagai ruang partisipasi, promosi, dan pelatihan. Oleh karena itu, Camat Ropi sengaja menyisipkan ruang UMKM dalam MTQ sebagai bentuk konkret sinergi antara kegiatan spiritual dan pemberdayaan ekonomi.
“Setiap desa punya potensi ekonomi luar biasa. Kita harus dorong terus. Inilah kenapa dalam MTQ ini, kita hadirkan para pelaku UMKM dari 17 desa agar mereka mendapat ruang untuk tumbuh dan dikenal masyarakat luas,” tambahnya.
Camat Ropi juga mengapresiasi semangat para kepala desa yang turut mendorong warganya untuk tampil dan berkembang sebagai pelaku UMKM. Sinergi lintas sektor ini dinilai sebagai kunci keberhasilan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.
Selain menyoroti UMKM, Ropi juga tetap menyampaikan harapan agar Cikarang Timur dapat menorehkan prestasi dalam bidang keagamaan, terutama dalam ajang MTQ tingkat Kabupaten Bekasi.
“Kita ingin Cikarang Timur bukan hanya unggul secara ekonomi lokal, tapi juga menjadi yang terdepan dalam prestasi Qur’ani. Target kita jelas: masuk tiga besar MTQ tingkat Kabupaten,” tegasnya.
Para pelaku UMKM pun menyambut antusias dukungan yang diberikan oleh Kecamatan. Bagi mereka, keikutsertaan dalam kegiatan MTQ ini menjadi pengalaman berharga sekaligus peluang meningkatkan pemasaran produk dan membangun jaringan.
Dengan pendekatan yang menyatukan nilai spiritual dan pemberdayaan ekonomi, Cikarang Timur di bawah kepemimpinan Camat Ropi memperlihatkan arah pembangunan yang progresif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. MTQ kali ini menjadi bukti bahwa kegiatan religius juga bisa menjadi penggerak roda ekonomi warga, menjadikan Cikarang Timur lebih mandiri, produktif, dan sejahtera.
