Depok, Swarajabar.id – Semangat kebersamaan dan kekeluargaan antar warga Minang di Kota Depok kembali dibangkitkan lewat acara Halal Bihalal yang akan digelar Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Depok. Acara ini rencananya akan berlangsung pada Minggu, 1 Juni 2025 di Alun-Alun Kota Depok, Jalan Boulevard Grand Depok City.
Sekjen IKM kota Depok, Ir. Catria Helmi Piliang, mengatakan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen bagi warga Minang, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum. Melalui gelaran seni dan kuliner khas Sumatera Barat, IKM kota Depok ingin memperkenalkan kekayaan budaya Minang kepada seluruh warga Depok, dan mempererat dalam rangka memperkuat silaturahmi bersama warga Depok.
“Insyaallah, kalau tidak ada halangan, kami berharap Wali Kota atau Wakil Wali Kota bisa hadir. Terlebih, Pak Chandra (Wakil Wali Kota) sendiri berasal dari Padang, jadi momen ini cukup dekat secara emosional,” ujar Sekjen IKM Depok, Ir. Catria Helmi Piliang, Minggu (25/5/2025).

Catria juga menambahkan, IKM kota Depok menargetkan acara ini akan dihadiri sekitar 500 hingga 1000 orang lebih, Ia menerangkan, hal ini berkaca dari acara sebelumnya yang pernah di gelar di Hotel Bumi Wiyata pada tahun 2006, yang jumlah pesertanya mencapai tiga ribuan.
Mengenai acara ini, Catria juga mengungkapkan, bukan dari sekadar acara internal warga Minang, Halal Bihalal ini diharapkan menjadi wadah perekat antar komunitas di Depok. “Kami ingin budaya Minang juga dirasakan masyarakat luas. Ini bagian dari kontribusi kami untuk Depok yang lebih maju dan berbudaya,” tambah Catria.
Dengan mengusung semboyan “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjuang”, IKM kota Depok ingin terus berkontribusi positif bagi kota ini. Sebagai informasi, sejak berdiri pada 1976, IKM kota Depok telah aktif bukan hanya dalam urusan internal warganya, tetapi juga dalam aksi sosial yang lebih luas, seperti membantu korban bencana di berbagai wilayah Indonesia.
Penting diketahui, IKM kota Depok juga dikenal memiliki solidaritas yang kuat, hingga ke tingkat lingkungan perumahan. Kegiatan arisan, pengajian, hingga bantuan sosial bagi warga yang tertimpa musibah menjadi pengikat antaranggota. Bahkan, IKM kota Depok memiliki sistem iuran internal seperti BPJS swadaya yang memberikan santunan bagi anggota yang sakit atau meninggal dunia.

“Kami ingin menjadi bagian dari solusi, bukan hanya bagi warga Minang, tapi juga bagi masyarakat Depok. Ketika ada warga sakit parah dan tidak punya keluarga, kami turun tangan dan berkoordinasi dengan dinas sosial,” jelas Catria.
Rencananya, acara ini juga akan dihadiri sejumlah tokoh penting seperti Wali Kota, Wakil Wali Kota, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, hingga para kepala dinas terkait.
Perlu diketahui, saat ini, IKM Kota Depok dipimpin oleh H.T.M. Yusufsyah Putra, M.Si, mantan Ketua DPRD Kota Depok periode 2019–2024. Ia meneruskan semangat para pendiri IKM, seperti Zaenal Hitam dan Zaenal Putin, yang sejak awal merintis organisasi ini dengan nilai persatuan dan pengabdian.
Melalui Halal Bihalal ini, IKM Depok berharap bisa menjadi pemantik semangat kolektif warga Minang di Depok untuk lebih aktif berperan dalam kehidupan sosial, budaya, dan pembangunan kota tercinta.(Bro)

