Bekasi – Ketua Markas Cabang (MARCAB) LSM BARAK Indonesia Kabupaten Bekasi, Haerul, mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh jajaran organisasi, baik di tingkat MADA (Markas Daerah), MARCAB, maupun MAC (Markas Anak Cabang), untuk menjauhi segala bentuk aksi premanisme dalam aktivitas sosial dan kelembagaan.
Menurut Haerul, peran LSM dan ormas seharusnya menjadi mitra strategis masyarakat dan pemerintah dalam menciptakan ketertiban, bukan malah terjerumus pada tindakan yang meresahkan atau melanggar hukum.

“Saya menghimbau kepada seluruh jajaran LSM BARAK Indonesia, baik di tingkat MADA, MARCAB, maupun MAC, agar tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi dikategorikan sebagai premanisme,” tegas Haerul dalam keterangannya, Sabtu (25/5/2025).
Ia mengingatkan, dalam situasi terkini, berbagai aktivitas kelompok masyarakat sipil seperti ormas dan LSM tengah menjadi fokus pemantauan ketat dari Aparatur Penegak Hukum (APH). Hal ini menyusul meningkatnya kasus penyimpangan perilaku sebagian oknum yang mengatasnamakan organisasi, namun justru melakukan tekanan, intimidasi, dan tindakan menyimpang lainnya.
“Pergerakan ormas dan LSM saat ini sedang diawasi secara intensif oleh APH. Maka dari itu, saya tekankan agar kita semua menjaga nama baik organisasi dan tetap berada di jalur konstitusional serta menjunjung tinggi etika,” lanjutnya.
Haerul juga menegaskan bahwa LSM BARAK Indonesia hadir sebagai wadah perjuangan rakyat yang menjunjung tinggi hukum, berorientasi pada pengawasan kebijakan publik, advokasi masyarakat, dan penyuarakan kepentingan umum secara santun dan beradab.
Ia menambahkan, jika di kemudian hari terdapat oknum anggota atau pihak yang mengaku bagian dari keluarga besar LSM BARAK Indonesia terlibat dalam tindakan premanisme atau aktivitas menyimpang lainnya, maka hal tersebut sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi dan bukan menjadi bagian dari kebijakan organisasi.
“Jika ada yang kedapatan melakukan tindakan di luar dari yang sudah kami himbau, maka itu di luar tanggung jawab dan kewenangan jajaran LSM BARAK (Barisan Rakyat) Indonesia. Itu murni menjadi tanggung jawab individu masing-masing,” tegas Haerul.
Ia pun mengajak seluruh jajaran LSM BARAK Indonesia di Kabupaten Bekasi untuk fokus dalam menjalankan program sosial kemasyarakatan, pendidikan politik, serta penguatan kapasitas organisasi.
“Jangan sampai ada satu pun anggota yang mencoreng perjuangan bersama. Mari kita buktikan bahwa LSM bisa menjadi contoh keteladanan dan mitra masyarakat yang bermartabat,” tutupnya.
Dengan imbauan ini, Haerul berharap peran LSM BARAK Indonesia semakin kuat sebagai pilar kontrol sosial yang profesional, legal, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

