
KARAWANG – Sebanyak 1.530 siswa madrasah dari berbagai jenjang pendidikan meramaikan Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) tingkat Kabupaten Karawang tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung meriah ini dipusatkan di Lapangan MI Al’ianah, Desa Duren, Kecamatan Klari, Sabtu (17/5/2025).
Ketua Panitia Aksioma, Ono Tarsono, menjelaskan bahwa para peserta terdiri atas 1.200 atlet cabang olahraga dan 330 atlet cabang seni. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan 660 official pendamping, 45 juri dan wasit, serta 34 panitia utama dibantu 40 panitia lokal.
“Total yang hadir hari ini mencapai 2.982 orang, termasuk 173 kepala madrasah, 450 guru pendamping, dan 50 tamu undangan,” kata Ono.
Aksioma dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang, H. Sopian. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme dan semangat kolaborasi seluruh madrasah dalam menyukseskan kegiatan ini.
“Aksioma bukan sekadar ajang kompetisi, tapi juga momentum silaturahmi dan evaluasi pembinaan bakat di madrasah,” ujar Sopian.
Ia mengakui, saat ini dukungan sarana dan prasarana pendidikan madrasah dari pemerintah masih terbatas, termasuk belum adanya bantuan anggaran dari pemerintah daerah untuk penyelenggaraan Aksioma 2025.
“Namun kami bersyukur, dengan swadaya dan solidaritas para kepala madrasah, kegiatan ini tetap bisa berjalan dengan lancar dan meriah,” tambahnya.

Aksioma Karawang 2025 menjadi bukti nyata semangat siswa madrasah dalam mengembangkan potensi non-akademik di bidang olahraga dan seni, sekaligus memperkuat sinergi antar lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenag.

