Bogor, Swarajabar.id – Kabupaten Bogor kini dihadapkan pada ancaman serius di bidang kesehatan. Ketua LSM BARAK Indonesia Marcab Kabupaten Bogor, Zulfa, mengungkap fakta mengejutkan: banyak praktik dokter dan klinik beroperasi tanpa izin resmi. Investigasi yang dilakukan pihaknya menemukan sederet pelanggaran fatal, mulai dari dokter tanpa Surat Izin Praktik (SIP) dan Surat Tanda Registrasi (STR), hingga praktik yang dijalankan oleh dokter pengganti tanpa legalitas.
“Ini bukan lagi sekadar pelanggaran administratif. Ini kejahatan kemanusiaan! Bayangkan, orang sakit datang mencari kesembuhan, justru dipertaruhkan nyawanya di tangan dokter ilegal!” tegas Zulfa dengan nada geram.
Lebih memprihatinkan lagi, banyak klinik dan dokter yang tidak mencantumkan nomor izin mereka di papan praktik. Zulfa menegaskan, praktik semacam ini bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga menipu masyarakat yang tidak pernah tahu siapa sebenarnya yang menangani mereka.
“Pasien percaya pada nama besar yang tertera di papan praktik, tapi ternyata yang menangani bukan orang itu. Ini jelas bentuk penipuan! Ini kejahatan terencana yang mempertaruhkan nyawa rakyat kecil!” tambah Zulfa dengan suara meninggi.
LSM BARAK Indonesia mengaku telah mengantongi seluruh data pelanggaran, lengkap dengan nama-nama dokter dan klinik nakal tersebut. Zulfa menegaskan, pihaknya akan segera melaporkan temuan ini ke Dinas Kesehatan dan DPMPTSP Kabupaten Bogor, sekaligus mempertanyakan integritas regulasi perizinan yang selama ini dinilai lemah.
“Kami tidak akan tinggal diam! Kami akan kejar, kami akan bongkar sampai tuntas. Ini soal nyawa manusia, bukan sekadar surat izin!” seru Zulfa.
Masyarakat berhak mendapatkan layanan kesehatan yang aman dan layak, tanpa tipu daya dan ancaman tersembunyi. Setiap pasien adalah anak, ayah, ibu, dan saudara kita sendiri. Jangan biarkan kelalaian dan kejahatan ini terus berlangsung. Sudah saatnya kita bersatu, mendesak aparat bertindak, sebelum nyawa berikutnya menjadi taruhan akibat praktik dokter dan klinik ilegal yang dibiarkan berkeliaran di tengah-tengah kita.


+ There are no comments
Add yours