Kabupaten Bekasi — Dukungan penuh terhadap Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang kembali mengalir. Kali ini, Dewan Pimpinan Distrik LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kabupaten Bekasi secara tegas menyatakan sikap loyal mereka terhadap seluruh kebijakan yang diambil sang bupati.
Ketua GMBI Distrik Kabupaten Bekasi, H. Sobari Ishariyanto atau akrab disapa H. Obay, menegaskan bahwa organisasinya tetap solid berada di belakang Bupati Ade Kuswara Kunang. Penegasan ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar pada Sabtu (26/4).
“Bahwa kami selaku Dewan Pimpinan Distrik Kabupaten Bekasi telah melakukan rapat konsolidasi internal, dan memutuskan akan terus mendukung kebijakan-kebijakan Bupati Bekasi Bapak Ade Kuswara Kunang yang pro terhadap masyarakat Kabupaten Bekasi,” tegas H. Obay.
Salah satu bentuk dukungan tersebut terkait keputusan Bupati mengangkat Ade Efendi sebagai Direktur Usaha di salah satu BUMD. H. Obay menyebut tudingan miring yang menyebut keputusan tersebut gegabah tidak berdasar.
“Bupati selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) tentu sudah melalui kajian dan analisa hukum yang mendalam sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. Jadi, keputusan mengangkat atau memberhentikan direksi adalah hak penuh Bupati berdasarkan regulasi,” ujarnya.
Sikapi Isu Hak Angket, GMBI Ajak DPRD Fokus ke Pembangunan
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Distrik LSM GMBI Kabupaten Bekasi, Faisal Syukur SH, juga angkat suara soal wacana hak angket yang tengah diwacanakan sejumlah anggota DPRD. Menurutnya, meski hak angket merupakan hak konstitusional DPRD, namun dalam konteks ini belum relevan untuk digunakan.
“Kalau mengacu pada Peraturan DPRD No.1 Tahun 2024, hak angket harus diajukan dengan prosedur yang jelas dan alasan yang kuat. Apakah memang hak angket ini penting sekarang? Karena persoalan utama di Kabupaten Bekasi masih banyak yang harus dibenahi,” terang Faisal.
Ia menilai, saat ini seharusnya semua pihak fokus membangun sinergi antara eksekutif dan legislatif, apalagi Pemkab Bekasi tengah aktif menjalin kerja sama dengan Pemprov Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Kang Dedi Mulyadi, termasuk penanganan masalah banjir tahunan.
“Jangan sampai ada indikasi kepentingan politik dalam wacana hak angket ini. Lebih baik duduk bersama, membahas solusi konkret untuk masyarakat. Ini demi kelangsungan roda pemerintahan yang produktif dan pro-rakyat,” tegas Faisal.
Faisal juga mengingatkan, bahwa keputusan Bupati Ade Kuswara Kunang terkait Ade Efendi bukan tanpa dasar. Sebelum ditetapkan sebagai Direktur Usaha definitif, Ade Efendi sudah menunjukkan prestasi saat menjabat Plt di era Pj. Bupati Dedy Supriyadi.
“Beliau terbukti mampu menjalankan tugas dengan baik dan melahirkan terobosan-terobosan positif. Itulah yang menjadi pertimbangan kuat bagi Bupati untuk mengangkatnya secara definitif,” tutup Faisal.
GMBI Distrik Kabupaten Bekasi pun menegaskan akan terus mengawal pemerintahan Ade Kuswara Kunang demi terciptanya Kabupaten Bekasi yang lebih Bangkit Maju dan Sejahtera.

