Karawang, swarajabar.id – Dalam semangat mempererat tali silaturahmi dan memperkuat solidaritas di antara sesama, Paguyuban Sundawani DPD Kabupaten Karawang secara konsisten menggelar pengajian rutin mingguan yang dilaksanakan setiap malam Jum’at (malam Sabtu) di Majelis Dzikir Sundawani.
Kegiatan ini menjadi ruang bersama bagi anggota untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan, memperdalam spiritualitas, dan merawat kebersamaan dalam bingkai budaya Sunda.
Ketua Paguyuban Sundawani DPD Karawang, H. Ranzes Iman Sudirman, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menjaga persatuan dan saling menghargai di lingkungan paguyuban.
“Kebersamaan adalah kekuatan kita. Tanpa rasa saling percaya dan menghargai, sebuah organisasi akan kehilangan ruh-nya,” ujar H. Ranzes.
Ia juga menekankan bahwa sebagai bagian dari masyarakat Sunda, para anggota Sundawani memiliki tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai luhur yang menjadi jati diri urang Sunda.
“Kita ini orang Sunda, yang dikenal dengan budaya lemah lembut, santun dalam bertutur, serta mengedepankan musyawarah dan mufakat dalam mengambil keputusan,” tambahnya.
Menurutnya, budaya rempug, silih asih, silih asah, dan silih asuh harus menjadi pegangan dalam kehidupan bermasyarakat dan berorganisasi.
“Lewat pengajian ini, saya ingin kita terus memperkuat semangat sabilulungan. Kita besarkan nama keluarga besar Sundawani dengan hati yang tulus, langkah yang seirama, dan niat yang sama-sama luhur,” pungkas H. Ranzes.
Pengajian ini juga turut dipandu oleh Kabid Agama DPD Sundawani, H. Romansyah—akrab disapa Komeng—yang memiliki peran penting sebagai perekat silaturahmi antaranggota serta penumbuh keimanan dalam keluarga besar paguyuban.
“Tugas kami di bidang keagamaan adalah menjaga ruh kebersamaan tetap hidup, lewat dzikir, doa, dan ilmu. Kami ingin para anggota tidak hanya kuat secara organisasi, tapi juga kuat secara batin,” ujar H. Romansyah.
Ia menambahkan bahwa pengajian ini adalah bentuk nyata dari komitmen Paguyuban Sundawani dalam merawat identitas Sunda yang religius dan berbudaya.
Paguyuban Sundawani Karawang percaya, bahwa dengan menjaga nilai-nilai keagamaan dan etika kesundaan, organisasi ini tidak hanya tumbuh dalam jumlah, tetapi juga kuat dalam jiwa.


