Bekasi — Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Gerindra, Putih Sari, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama warga Desa/Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (29/11/2025) sore. Kegiatan ini dihadiri ratusan warga, tokoh masyarakat, para ketua RW–RT, serta unsur pemerintahan kelurahan.
Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi Gerindra, Iwan Setiawan, yang memberikan apresiasi sekaligus harapan besar terhadap konsistensi Putih Sari dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Iwan Setiawan: “Bu Putih tak pernah lelah hadir untuk masyarakat”
Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Iwan Setiawan, menegaskan bahwa Putih Sari merupakan sosok wakil rakyat yang konsisten turun ke masyarakat dan menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya.
“Saya bersyukur karena Ibu Putih Sari sangat sering hadir di tengah warga Wanasari. Beliau tidak pernah lelah membawa program-program yang bermanfaat bagi umat—baik bantuan sosial maupun edukasi. Semoga Ibu terus bisa melanjutkan amanah Presiden Prabowo demi keadilan masyarakat,” ujar Iwan Setiawan.
Iwan juga menegaskan bahwa sosialisasi Empat Pilar MPR RI menjadi bekal penting bagi masyarakat dalam menjaga persatuan bangsa.
Lurah Wanasari: “Kami butuh dukungan pusat, masih banyak kebutuhan mendesak”
Lurah Wanasari, Ujang Sukrilah menyampaikan gambaran kondisi wilayahnya yang sangat padat penduduk, dengan tantangan pembangunan yang cukup besar.
Ia memaparkan bahwa Wanasari memiliki penduduk lebih dari 132 ribu jiwa, 43 RW, dan 313 RT, dengan berbagai kebutuhan infrastruktur yang masih belum terpenuhi.
“Masih banyak persoalan di lingkungan kami—mulai dari infrastruktur, drainase, hingga penataan wilayah. Kami berharap dukungan pemerintah pusat dan Ibu Putih Sari karena kelurahan tidak memiliki dana desa. Kami hanya mengandalkan musrenbang, sementara kebutuhan di lapangan jauh lebih besar,” jelasnya.
Lurah juga menyampaikan kebanggaan atas prestasi Wanasari yang meraih predikat Kelurahan Terbaik se-Kabupaten Bekasi dan peringkat 16 tingkat Provinsi Jawa Barat, serta keberhasilan RW 18 meraih juara utama kampung tangguh tingkat nasional.
Selain itu, ia menyampaikan aspirasi terkait 864 kader posyandu yang hingga kini belum mendapatkan honor memadai.
Putih Sari: Wanasari sudah menerapkan nilai Pancasila secara nyata
Dalam pemaparannya mengenai 4 Pilar MPR RI—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—Putih Sari menegaskan bahwa masyarakat Wanasari sebenarnya telah mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Dari paparan Pak Lurah, saya melihat warga Wanasari sudah sangat kompak, gotong-royong, dan saling membantu. Itu semua adalah nilai-nilai Pancasila yang sudah hidup di tengah masyarakat,” ujar Putih Sari.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk terus mengingatkan pentingnya menjaga persatuan, toleransi, dan keadilan sosial.

Putih Sari juga menanggapi berbagai aspirasi warga, terutama terkait keterbatasan anggaran kelurahan dan kebutuhan pembangunan.
“Tidak semua persoalan berada dalam kewenangan pemerintah pusat, tapi kami akan catat seluruh aspirasi ini. Ada hal-hal yang bisa kami perjuangkan melalui kebijakan di DPR RI, terutama yang berkaitan dengan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa kelurahan bukan anak tiri dalam pembangunan, namun sistem saat ini memang memberi prioritas pada wilayah yang lebih tertinggal. Meski begitu, kebutuhan kelurahan tetap harus diperhatikan.
Konsistensi Gotong Royong dan Harapan ke Depan
Putih Sari menutup paparannya dengan mengajak seluruh warga Wanasari untuk menjaga kebersamaan, toleransi, dan rasa persaudaraan.
“Pancasila bukan hanya slogan—ia hidup lewat tindakan. Selama kita menjaga kebersamaan, menghormati perbedaan, dan terus bekerja sama, maka nilai-nilai itu akan tetap kuat,” tegasnya.
Acara sosialisasi berjalan hangat, interaktif, dan sarat diskusi mengenai kebutuhan masyarakat Wanasari. Kegiatan ditutup dengan dialog, foto bersama, dan penyampaian aspirasi dari warga kepada para wakil rakyat.


+ There are no comments
Add yours