Bogor | Swarajabar.id — Di tengah derasnya arus informasi di media sosial yang sering kali kabur antara fakta dan opini, Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Bogor Raya kembali meneguhkan komitmennya untuk menjaga integritas dan profesionalisme dunia pers. Komitmen tersebut ditandai dengan pengukuhan Koordinator Wilayah (Korwil) PWRI Bogor Timur, yang kini resmi terbentuk.
Acara pengukuhan digelar di Kedai Sate Maranggi Gerbang Tol Citeureup, Bogor Timur, pada Kamis (6/11/2025). Kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan, dipimpin langsung oleh Ketua PWRI Bogor Raya, Rohmat Selamat, S.H., didampingi Sekretaris Candra Doso, S.I.P., serta Pembina Fajar Subagja Rianto.
Dalam kesempatan itu, Alvin (Asilungun P. Ndraha) secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Korwil PWRI Bogor Timur, bersama Sabar Marpaung dan Heri Paruk Harja sebagai pengurus wilayah. Penetapan tersebut dilakukan secara aklamasi melalui musyawarah pengurus PWRI Bogor Raya.
Hadir pula sejumlah aktivis dan perwakilan PWRI Bogor Barat serta Bogor Selatan, yang menunjukkan kuatnya semangat solidaritas dan kekompakan di tubuh PWRI Bogor Raya.
—
Ketua PWRI Bogor Raya: Jaga Solidaritas, Bangun Kolaborasi
Dalam sambutannya, Ketua PWRI Bogor Raya, Rohmat Selamat, menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan dan memperkuat kolaborasi di tengah tantangan dunia media yang semakin kompleks.
> “Kita jaga solidaritas, bangun kolaborasi, dan terus tingkatkan kapasitas media. Pastikan seluruh anggota diverifikasi dan mematuhi kaidah jurnalistik sesuai Undang-Undang Pers,” tegas Rohmat.
Ia menambahkan, kehadiran PWRI di wilayah Bogor Raya bukan sekadar simbol organisasi, melainkan kebutuhan nyata dalam menjaga marwah pers yang independen, profesional, dan konstruktif.
> “PWRI harus menjadi pengawal pembangunan untuk Bogor yang lebih baik, sekaligus benteng pertahanan integritas pers di tengah derasnya arus informasi yang belum tentu benar,” ujarnya.
—
Fajar Subagja: Pers Tak Hanya Mengkritik, Tapi Juga Mengapresiasi
Sementara itu, Pembina PWRI Bogor Raya, Fajar Subagja Rianto, menekankan bahwa peran media tidak sebatas menyampaikan kritik atau memberitakan kasus-kasus publik, tetapi juga harus mampu menonjolkan potensi dan prestasi yang ada di masyarakat.
> “Media anggota PWRI jangan hanya fokus pada persoalan. Tapi juga perlu mengangkat potensi wilayah, keberhasilan masyarakat, serta berbagai inisiatif positif yang bernilai membangun,” kata Fajar.
Menurutnya, PWRI Bogor Raya harus menjadi organisasi yang memperkuat pondasi pembangunan dan kemajuan daerah, bukan sekadar penyampai informasi, melainkan juga mitra strategis pemerintah dan masyarakat.
—
Machrudin (Bang Udin): Jadikan PWRI Sebagai Wadah Silaturahmi yang Produktif
Dalam kesempatan yang sama, Machrudin (Bang Udin) yang baru dikukuhkan sebagai Humas PWRI Bogor Raya, menegaskan komitmen kepengurusannya untuk mempererat silaturahmi antarjurnalis serta memperkuat fungsi sosial PWRI sebagai wadah kolaborasi dan pengembangan kompetensi.
> “Semangat kami sederhana: menjaga solidaritas, membangun kolaborasi, dan menghadirkan media lokal yang tidak hanya cepat, tapi juga cerdas dan berintegritas,” tutur Bang Udin.
Ia berharap, kehadiran PWRI Bogor Timur dapat menjadi motor penggerak bagi para jurnalis di wilayah timur Bogor untuk terus berkarya, berjejaring, dan berkontribusi positif dalam pembangunan daerah melalui pemberitaan yang berimbang dan bermakna.
—
Dengan resmi dikukuhkannya Korwil PWRI Bogor Timur, PWRI Bogor Raya menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem media yang profesional, solid, dan berorientasi pada kemajuan masyarakat serta kemurnian nilai-nilai jurnalistik.
(Tim Redaksi | Swarajabar.id)


+ There are no comments
Add yours