Bekasi – swarajabar.id
Ketua Pimpinan Daerah Perhimpunan Remaja Masjid (PD Prima DMI) Kabupaten Bekasi, Deden Rosadi, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas terpilihnya kembali KH Imam Mulyana Al Budry, S.Ag., sebagai Ketua Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Bekasi untuk masa khidmat 2025–2030.
Dalam pernyataannya pada Sabtu (10/5/2025), Deden menyebut sosok KH Imam Mulyana sebagai ulama yang visioner dan memiliki dedikasi tinggi dalam membina masjid sebagai pusat peradaban umat. Terpilihnya kembali KH Imam Mulyana, menurutnya, merupakan bentuk kepercayaan yang kuat dari para pengurus masjid dan tokoh masyarakat terhadap kepemimpinan beliau selama ini.
“Selamat dan sukses kami ucapkan kepada ayahanda KH Imam Mulyana Al Budry atas terpilihnya kembali sebagai Ketua PD DMI Kabupaten Bekasi. Semoga di periode kepengurusan kali ini dapat membawa kemajuan, kesejahteraan, dan kejayaan—khususnya bagi organisasi DMI, dan umumnya bagi seluruh umat Islam,” ujar Deden.
Deden juga menyampaikan bahwa pihaknya di Prima DMI siap bersinergi dan menjadi mitra strategis dalam menggerakkan peran masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda yang berakhlak mulia, kreatif, serta aktif dalam dakwah dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Remaja masjid adalah cikal bakal pemimpin masa depan. Maka, kolaborasi antara DMI dan Prima DMI akan terus kami dorong untuk melahirkan generasi yang religius, peduli, dan progresif. Kepemimpinan KH Imam Mulyana kami yakini mampu menjaga semangat itu,” lanjutnya.
KH Imam Mulyana Al Budry sendiri dikenal sebagai tokoh ulama yang memiliki pengalaman panjang dalam membangun jaringan masjid di Kabupaten Bekasi. Kiprahnya dalam memperkuat manajemen masjid, membina para pengurus, serta memperluas peran sosial masjid telah mendapat banyak apresiasi dari berbagai kalangan.
Musyawarah Daerah (Musda) DMI Kabupaten Bekasi yang digelar pekan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat arah gerakan DMI lima tahun ke depan. Dengan terpilihnya kembali KH Imam Mulyana, diharapkan sinergi antar komponen organisasi, termasuk remaja masjid, dapat semakin solid dalam membangun umat dan memperkuat peran masjid dalam kehidupan masyarakat.

