Dedi Iskandar: Bersama Gerindra, Konsisten Membela Rakyat Tanpa Pamrih
Karawang — Sosok Dedi Iskandar, yang akrab disapa Dedi Lubang, semakin meneguhkan posisinya sebagai politisi yang tak gentar memperjuangkan kepentingan masyarakat. Ia merasa bangga dan terhormat menjadi bagian dari Partai Gerindra, sebuah partai yang menurutnya diisi oleh para pejuang sejati yang tulus dan konsisten bekerja untuk rakyat.
“Di Gerindra, saya menemukan semangat perjuangan yang nyata. Orang-orang di dalamnya tidak sekadar berpolitik, tapi benar-benar berjuang demi masyarakat,” ujar Dedi Iskandar.
Kebanggaan Dedi tidak lepas dari sosok-sosok inspiratif di tubuh partai, salah satunya H. Ajang Supandi, S.H., yang dikenal luas karena konsistensinya dalam menyuarakan aspirasi rakyat Kabupaten Karawang. Melalui fungsi legislasi, budgeting, dan kontrol terhadap kebijakan pemerintah, Ajang tak henti-hentinya memastikan agar setiap keputusan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Tak hanya di ruang parlemen, H. Ajang juga menunjukkan dedikasinya di tengah masyarakat. Ia rutin menggelar khitanan massal gratis hampir disetiap desa di seluruh wilayah Kabupaten Karawang, sebuah wujud nyata dari pengabdian langsung tanpa sekat.
Dedi juga menyampaikan kekagumannya kepada sosok drg. Hj. Putih Sari, M.M., anggota DPR RI yang kini menjabat sebagai pimpinan di Komisi IX DPR RI. Putih Sari dikenal konsisten dalam memperjuangkan aspirasi daerah ke tingkat pusat, khususnya dalam bidang kesehatan dan perlindungan perempuan.
“Kami di Karawang sangat bangga memiliki Ibu Putih Sari. Ia adalah tokoh perempuan yang berani dan berintegritas, yang kini dengan tegas membela hak-hak kaum perempuan, termasuk dalam kasus dugaan pelecehan oleh oknum dokter kandungan,” kata Dedi.
Bagi Dedi Iskandar, keberadaan di Partai Gerindra bukan sekadar pilihan ber’politik—melainkan amanah perjuangan. “Saya bersyukur berada di lingkungan yang penuh dedikasi seperti ini. Gerindra adalah kendaraan terbaik bagi saya untuk terus memperjuangkan nasib rakyat,” tegasnya.
Dengan semangat itu, Dedi Iskandar terus melangkah, membawa suara masyarakat dari pelosok desa hingga ke ruang-ruang kebijakan.
Di tengah dinamika politik yang penuh intrik, Dedi tetap berdiri di garis depan, memastikan bahwa rakyat selalu menjadi pusat dari setiap perjuangan.

