Hari Pramuka ke-65, H. Ridho Choirul Umam: Semangat Pemuda Harus Menjadi Energi Membangun Bekasi

4 min read

BEKASI — Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk kembali meneguhkan semangat kepemudaan, pengabdian, persatuan, dan kecintaan terhadap tanah air. Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bekasi, H. Ridho Choirul Umam, mengajak generasi muda menjadikan nilai-nilai kepramukaan sebagai energi positif untuk membangun bangsa sekaligus memajukan Kabupaten Bekasi.

Mengusung semangat “Pramuka Berjiwa Pancasila, Menjaga NKRI, Membangun Generasi,” Ridho menilai Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, mandiri, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan sosial.

“Selamat Hari Pramuka ke-65. Semoga semangat Pramuka terus menjadi inspirasi bagi seluruh generasi muda untuk berani bermimpi, berani berkarya dan berani mengabdikan diri bagi bangsa, masyarakat dan Kabupaten Bekasi,” ujar Ridho.

Menurutnya, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan. Generasi muda harus hadir sebagai bagian dari solusi, menjadi penggerak perubahan, serta berani mengambil peran dalam menghadirkan kemajuan di tengah masyarakat.

Pramuka sebagai Sekolah Kehidupan

H. Ridho Choirul Umam memandang Pramuka bukan sekadar kegiatan kepanduan, melainkan ruang pendidikan karakter yang mengajarkan nilai-nilai kehidupan melalui pengalaman, kedisiplinan, kebersamaan, dan pengabdian.

Nilai kepemimpinan, gotong royong, kemandirian, keberanian mengambil keputusan, kepedulian terhadap sesama, serta kemampuan bekerja dalam tim dinilai sangat relevan dengan tantangan generasi muda di tengah perubahan zaman.

“Pramuka mengajarkan kita untuk tidak hanya bertanya apa yang bisa kita dapatkan, tetapi juga apa yang bisa kita berikan. Semangat itulah yang harus tumbuh dalam diri setiap pemuda,” katanya.

Menurut Ridho, filosofi “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan” harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Pengabdian dapat dimulai dari hal sederhana, seperti menjaga lingkungan, membantu masyarakat, menghormati perbedaan, aktif dalam kegiatan sosial, serta terus meningkatkan kapasitas diri.

Pemuda Bekasi Harus Berani Mengambil Peran

Ketua DPD PSI Kabupaten Bekasi tersebut menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan partisipasi aktif generasi muda.

Pemuda, menurutnya, harus menjadi kekuatan moral sekaligus kekuatan intelektual yang mampu melahirkan gagasan segar, inovasi, dan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.

“Pemuda Kabupaten Bekasi harus memiliki semangat juang. Jangan takut mencoba, jangan takut gagal dan jangan merasa kecil ketika memiliki gagasan besar. Bangsa ini membutuhkan pemuda yang berani mengambil peran,” tegasnya.

Ia mendorong generasi muda Kabupaten Bekasi meningkatkan kapasitas di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, teknologi, kewirausahaan, ekonomi kreatif, olahraga, sosial kemasyarakatan, hingga kepemimpinan.

Kabupaten Bekasi, kata Ridho, memiliki potensi besar yang harus dioptimalkan melalui kreativitas dan keberanian generasi mudanya.

Sebagai daerah dengan dinamika industri, ekonomi, dan kependudukan yang tinggi, Kabupaten Bekasi membutuhkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga karakter kebangsaan yang kuat.

“Bekasi tidak hanya membutuhkan pembangunan fisik. Kita juga membutuhkan pembangunan manusia. Pemuda harus menjadi bagian dari proses tersebut, karena merekalah yang nantinya akan melanjutkan estafet kepemimpinan daerah dan bangsa,” ungkapnya.

Menjaga Persatuan, Merawat Indonesia

H. Ridho Choirul Umam juga mengajak generasi muda menjadikan Pancasila sebagai nilai yang hidup dalam kehidupan sehari-hari.

Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan sosial, pemuda harus memiliki kemampuan berpikir kritis, menyaring informasi, serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berpotensi memecah persatuan.

“Menjaga NKRI dimulai dari menjaga persaudaraan. Berbeda pilihan bukan alasan untuk bermusuhan. Berbeda latar belakang bukan alasan untuk saling menjauh. Justru keberagaman harus menjadi kekuatan untuk membangun Indonesia,” tuturnya.

Ia berharap Gerakan Pramuka terus berkembang sebagai wadah pembentukan karakter yang terbuka, inklusif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan generasi masa kini.

Menurutnya, semangat kebangsaan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi dan kemampuan generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi serta perubahan dunia.

Dari Bekasi untuk Indonesia

Menutup pesannya, H. Ridho Choirul Umam mengajak seluruh pemuda Kabupaten Bekasi menjadikan Hari Pramuka ke-65 sebagai momentum memperbarui semangat pengabdian dan memperkuat komitmen terhadap kemajuan bangsa.

“Selamat Hari Pramuka ke-65. Mari kita kobarkan kembali semangat juang pemuda. Dari Kabupaten Bekasi, kita bangun generasi yang berkarakter, berdaya saing dan memiliki kepedulian. Dari Bekasi untuk Indonesia, dari pemuda untuk masa depan bangsa,” pungkasnya.

Ia menegaskan, kemajuan bangsa tidak hanya lahir dari kebijakan pemerintah, tetapi juga dari keberanian setiap generasi untuk mengambil tanggung jawab, menjaga persatuan, mengembangkan potensi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

Semangat Pramuka, pada akhirnya, bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, Pramuka merupakan pengingat bahwa masa depan bangsa dibangun melalui karakter, keteladanan, kerja keras, kepedulian, dan kesediaan untuk mengabdi.

“Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan. Pramuka Berjiwa Pancasila, Menjaga NKRI, Membangun Generasi.”

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours