H. Oma Miharja: Pramuka Menanamkan Nasionalisme, Akhlak dan Semangat Pengabdian

3 min read

KARAWANG — Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat persatuan, pengabdian dan pembentukan karakter generasi muda. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Karawang sekaligus Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Karawang, H. Oma Miharja Rizki, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka yang selama ini konsisten mendidik generasi bangsa.

Bagi Oma, Pramuka bukan sekadar aktivitas kepemudaan, melainkan salah satu ruang penting untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, kepemimpinan, gotong royong dan kecintaan kepada tanah air. Nilai-nilai tersebut menjadi modal penting dalam menyiapkan generasi Indonesia yang tangguh sekaligus berkepribadian.

“Selamat Hari Pramuka ke-65. Semoga semangat pengabdian dan persaudaraan terus tumbuh, menjadi energi positif bagi generasi muda untuk mencintai bangsa, menghormati sesama dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Oma.

Menurutnya, semangat nasionalisme harus berjalan seiring dengan nilai-nilai moral dan keagamaan. Dalam kehidupan masyarakat yang religius dan majemuk seperti Indonesia, kecintaan kepada tanah air perlu diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, serta menghadirkan kebaikan bagi lingkungan sekitar.

Oma menilai pesan tersebut selaras dengan nilai-nilai Islam yang mendorong umat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, menjaga persaudaraan dan memberikan manfaat kepada sesama. Karena itu, pendidikan karakter tidak cukup hanya membangun kecerdasan, tetapi juga harus membentuk akhlak dan keteladanan.

“Agama mengajarkan kita untuk menjaga persaudaraan dan menebarkan kemaslahatan. Nilai itu sangat sejalan dengan semangat Pramuka yang mengajarkan gotong royong, kepedulian dan pengabdian. Nasionalisme dan religiusitas dapat tumbuh bersama dalam kehidupan anak bangsa,” tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh anggota Pramuka menjadikan “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan” sebagai semangat untuk melakukan kebaikan secara konsisten. Menurutnya, pengabdian kepada bangsa tidak selalu harus dilakukan melalui tindakan besar, tetapi dapat dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.

“Menjadi pribadi yang jujur, disiplin, menghormati orang tua dan guru, peduli kepada lingkungan serta ringan tangan membantu sesama adalah bentuk pengabdian yang sederhana, tetapi memiliki nilai yang sangat besar,” katanya.

Sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Karawang, Oma menegaskan bahwa pembangunan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, organisasi kepemudaan, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat perlu berjalan bersama menciptakan lingkungan yang sehat, aman dan produktif bagi tumbuh kembang generasi muda.

Ia berharap Gerakan Pramuka terus menjadi rumah bersama yang inklusif bagi seluruh anak bangsa, tanpa membedakan latar belakang sosial, budaya maupun keyakinan. Menurutnya, keberagaman harus dirawat sebagai kekuatan untuk memperkokoh persatuan nasional.

“Indonesia adalah rumah kita bersama. Perbedaan adalah kenyataan, sementara persatuan adalah pilihan dan tanggung jawab kita. Mari kita rawat persaudaraan, hormati keberagaman dan bersama-sama membangun Karawang serta Indonesia yang lebih maju, adil dan bermartabat,” ungkapnya.

Menutup pernyataannya, Oma mengajak masyarakat menjadikan Hari Pramuka ke-65 bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat optimisme dan kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan kekuatan kepada kita semua dalam mendidik generasi penerus. Selamat Hari Pramuka ke-65. Mari terus menanamkan nasionalisme, memperkuat akhlak, merawat persaudaraan dan menghadirkan pengabdian terbaik untuk masyarakat, bangsa dan negara,” pungkas Oma Miharja Rizki.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours