Heri Noviar: Pancasila Harus Menjadi Fondasi Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkeadilan

3 min read

KABUPATEN BEKASI – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni hendaknya tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang sejarah bangsa, tetapi juga menjadi sarana refleksi bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha, untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal tersebut disampaikan oleh Heri Noviar, S.E., Ketua KADIN (Kamar Dagang dan Industri) Kabupaten Bekasi, dalam menyambut Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Menurutnya, Pancasila merupakan fondasi utama yang harus menjadi pedoman dalam membangun perekonomian nasional yang kuat, berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan.

Sebagai salah satu daerah industri terbesar di Indonesia, Kabupaten Bekasi memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, Heri Noviar menilai bahwa semangat Pancasila harus tercermin dalam setiap aktivitas ekonomi, investasi, dan pengembangan dunia usaha yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

“Pancasila mengajarkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keadilan sosial. Karena itu, dunia usaha tidak hanya dituntut untuk mengejar keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.

Menurut Heri, sila kelima Pancasila, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, menjadi prinsip penting yang harus diwujudkan melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menciptakan pemerataan manfaat pembangunan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi tidak hanya diukur dari tingginya nilai investasi atau pertumbuhan industri, tetapi juga dari sejauh mana manfaat pembangunan tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tenaga kerja lokal, serta kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.

“Kita ingin pertumbuhan ekonomi yang tidak meninggalkan siapa pun. Dunia usaha harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membuka peluang usaha, menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat daya saing daerah,” katanya.

Heri Noviar juga menyoroti pentingnya semangat gotong royong dan kolaborasi yang merupakan nilai luhur bangsa Indonesia. Menurutnya, tantangan ekonomi global yang semakin kompleks hanya dapat dihadapi melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, organisasi masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Semangat gotong royong yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila harus menjadi budaya dalam dunia usaha. Dengan kolaborasi yang baik, kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan sekaligus menciptakan peluang baru yang dapat mendorong kemajuan ekonomi daerah maupun nasional,” jelasnya.

Selain itu, ia mengajak seluruh pelaku usaha untuk terus menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, serta etika bisnis yang sehat sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai Pancasila dalam aktivitas ekonomi.

Menurutnya, iklim usaha yang kondusif, transparan, dan berkeadilan akan menjadi modal penting dalam menarik investasi sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap dunia usaha.

“Pancasila mengajarkan nilai kejujuran, tanggung jawab, persatuan, dan keadilan. Nilai-nilai tersebut harus menjadi karakter utama pelaku usaha agar pertumbuhan ekonomi yang kita bangun benar-benar memberikan manfaat bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Heri Noviar berharap momentum Hari Lahir Pancasila dapat menjadi pengingat bagi seluruh komponen bangsa untuk terus memperkuat persatuan dan menjaga stabilitas yang selama ini menjadi salah satu modal utama pembangunan.

“Persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa Indonesia. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, maupun dalam aktivitas ekonomi, saya optimistis Indonesia akan semakin maju, berdaya saing, dan mampu mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat,” pungkasnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk mempertegas komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga persatuan, memperkuat kolaborasi, serta mendorong pembangunan ekonomi yang berkeadilan demi terwujudnya Indonesia yang maju, sejahtera, dan berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours