Kabupaten Bekasi — Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026 dengan tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” menjadi momentum penting untuk memperkuat pendidikan akhlak, nilai kebangsaan, dan kepedulian terhadap generasi muda sebagai penerus masa depan bangsa.
Hal tersebut disampaikan KH. Jajat Sudrajat, S.E., Pimpinan Pondok Pesantren DAARFHAD (Darojatul Asfhad) Karangbahagia, Kabupaten Bekasi sekaligus tokoh masyarakat Kabupaten Bekasi. Menurutnya, kebangkitan bangsa tidak hanya diukur dari kemajuan pembangunan, tetapi juga dari kualitas moral dan karakter generasi mudanya.
“Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga tunas bangsa bukan hanya melalui pendidikan ilmu pengetahuan, tetapi juga dengan menanamkan akhlak, adab, dan rasa cinta terhadap tanah air,” ujar KH. Jajat Sudrajat.
Ia menilai, di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang begitu cepat, generasi muda membutuhkan bimbingan moral dan spiritual agar tidak kehilangan arah serta tetap memiliki pegangan nilai dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, pondasi utama menjaga kedaulatan bangsa adalah menciptakan generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sekitarnya.
“Anak-anak muda hari ini harus dipersiapkan menjadi generasi yang kuat secara ilmu, kuat secara moral, dan kuat dalam menjaga persatuan. Karena bangsa yang besar lahir dari generasi yang memiliki akhlak dan semangat kebersamaan,” katanya.
Sebagai pimpinan pondok pesantren, dirinya menegaskan pentingnya peran keluarga, lembaga pendidikan, ulama, dan masyarakat dalam membina karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang santun, disiplin, serta memiliki tanggung jawab sosial dan kebangsaan.
Ia juga mengajak masyarakat Kabupaten Bekasi untuk terus menjaga budaya gotong royong, ukhuwah, dan kepedulian sosial sebagai bagian dari warisan nilai luhur bangsa Indonesia.
“Kebangkitan bangsa dimulai dari pembinaan akhlak generasi mudanya. Ketika anak-anak muda tumbuh dengan ilmu, iman, dan adab yang baik, maka Indonesia akan menjadi bangsa yang kuat, damai, dan bermartabat,” tambahnya.
Dalam momentum Harkitnas ke-118 tahun 2026 ini, KH. Jajat Sudrajat berharap semangat persatuan, nilai religius, dan nasionalisme terus tumbuh di tengah masyarakat demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Semoga Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk memperkuat pendidikan moral dan kebangsaan bagi generasi muda. Karena dari tunas bangsa yang berakhlak dan cinta tanah air, akan lahir masa depan Indonesia yang lebih baik dan penuh keberkah,” Pungkasnya.
YPI Daarfhad, “1 hati, 1 Aksi.. sejuta Prestasi”


+ There are no comments
Add yours